Wako Pekanbaru Tinjau Jembatan Amblas di Rumbai, Jembatan Darurat Segera Dibangun

Wako Pekanbaru Tinjau Jembatan Amblas di Rumbai, Jembatan Darurat Segera Dibangun
Walikota Pekanbaru Agung Nugroho meninjau jembatan amblas di jalan Nelayan Ujung (foto: Pekanbaru.go.id)

iniriau.com, PEKANBARU – Pemerintah Kota Pekanbaru bergerak cepat menyikapi amblasnya jembatan di Jalan Nelayan, Kelurahan Sri Meranti, Kecamatan Rumbai. Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi kerusakan sekaligus memastikan langkah penanganan segera dilakukan.

Dalam peninjauan yang berlangsung Senin (15/6/2026), Agung didampingi Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) III Riau Daniel, Kepala Dinas PUPR Pekanbaru Edward Riansyah, serta sejumlah pejabat terkait.

Kerusakan pada bagian oprit jembatan menyebabkan akses transportasi warga terputus sejak Sabtu (13/6/2026). Kondisi tersebut menjadi perhatian serius karena jembatan itu merupakan jalur utama yang menghubungkan permukiman masyarakat di kawasan Jalan Nelayan.

Agung mengatakan, usia jembatan yang telah beroperasi selama puluhan tahun menjadi salah satu faktor yang menyebabkan terjadinya penurunan struktur tanah di sekitar bangunan.

“Karena ini akses vital bagi masyarakat, penanganan harus segera dilakukan. Sambil menunggu pembangunan permanen, kita siapkan jembatan darurat agar aktivitas warga tetap berjalan,” ujarnya.

Menurutnya, pemasangan jembatan sementara mulai dipersiapkan dan materialnya telah dikirim ke lokasi. Nantinya, jembatan tersebut dapat digunakan secara bergantian oleh kendaraan roda empat maupun roda dua.

Selain itu, Pemko Pekanbaru juga akan berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum guna mempercepat proses pembangunan kembali jembatan yang mengalami kerusakan.

Sebelumnya, amblasnya bagian tepi jembatan menyebabkan kendaraan tidak dapat melintas. Kerusakan terjadi akibat pergerakan tanah yang mengakibatkan struktur penyangga di sekitar jembatan mengalami penurunan hingga lebih dari satu meter.

Pemerintah kota melalui Dinas PUPR telah melakukan pemeriksaan lapangan dan berkoordinasi dengan BWSS III untuk mencari solusi teknis penanganan.

Di sekitar lokasi diketahui sedang berlangsung pekerjaan pemancangan tiang sungai. Berdasarkan hasil koordinasi awal, aktivitas tersebut diduga turut memengaruhi kondisi konstruksi jembatan. Warga setempat juga menyebut sebelum kejadian, sebuah kendaraan crane bertonase besar sempat melintasi jembatan.

Meski demikian, penyebab pasti kerusakan masih dalam tahap kajian teknis. Pemerintah memastikan perbaikan akan diprioritaskan mengingat tingginya mobilitas masyarakat yang bergantung pada akses jalan tersebut.**

#Pekanbaru

Index

Berita Lainnya

Index