BSP Zapin Terapkan Sistem Antisuap, Afni Apresiasi Langkah Transformasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 11:49:54 WIB
Bupati Siak Afni Zulkifli saat peluncuran Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) berbasis ISO 37001:2025 dan Whistleblowing System (WBS) milik BSP Zapin (foto:Humas Pemkab Siak)

iniriau.com, PEKANBARU – Bupati Siak, Afni Zulkifli, menegaskan seluruh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) harus dievaluasi secara menyeluruh agar benar-benar memberi manfaat bagi daerah. Hal itu disampaikan Afni saat menghadiri peluncuran Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) berbasis ISO 37001:2025 dan Whistleblowing System (WBS) milik BSP Zapin di Fave Hotel Pekanbaru, Rabu (6/5/2026).

Menurutnya, BUMD tidak boleh hanya menjadi beban keuangan daerah tanpa kontribusi yang jelas. Ia menilai penguatan BUMD penting di tengah berkurangnya dana transfer pusat ke daerah.

“Kalau tidak memberi manfaat, untuk apa dipertahankan,” tegas Afni.

Dalam kesempatan itu, Afni mengapresiasi langkah transformasi yang dilakukan BSP Zapin melalui penerapan sistem antisuap dan penguatan tata kelola perusahaan. Ia menyebut BSP Zapin mulai menunjukkan perubahan positif dengan menghadirkan inovasi di tengah berbagai keterbatasan yang dihadapi.

“Saya melihat ada semangat baru dan perubahan paradigma di BSP Zapin,” ujarnya.

Kegiatan tersebut juga diisi penandatanganan pakta integritas oleh Direktur BSP Zapin, Muttaqim, bersama Komisaris Jhon Priandi. Afni mengingatkan agar penerapan SMAP dan WBS tidak berhenti pada seremoni semata, tetapi dijalankan secara konsisten untuk memperkuat transparansi dan akuntabilitas perusahaan.

Ia juga meminta jajaran direksi BUMD menetapkan target yang realistis dan dapat dipertanggungjawabkan demi mendorong kinerja perusahaan daerah yang lebih sehat dan profesional.**

Tags

Terkini