Pemko Pekanbaru Gandeng PLN Cek Instalasi Listrik di Permukiman Padat

Jumat, 29 Mei 2026 | 14:37:01 WIB
Ilustrasi pengecekan listrik (foto: antara)

iniriau.com, PEKANBARU – Pemerintah Kota Pekanbaru mulai menjalankan program pemeriksaan dan perbaikan instalasi listrik bagi warga kurang mampu di kawasan padat penduduk. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mencegah kebakaran rumah yang belakangan kerap terjadi di ibu kota Provinsi Riau.

Program tersebut diawali dengan inspeksi di kawasan Jalan Kopi, Kelurahan Sukaramai, Kecamatan Pekanbaru Kota, Jumat (29/5/2026). Sedikitnya 100 rumah menjadi sasaran pemeriksaan pada tahap awal.

Pelaksana Harian (Plh) Asisten II Setdako Pekanbaru, mengatakan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut instruksi Wali Kota Pekanbaru untuk menekan risiko kebakaran akibat instalasi listrik yang tidak aman.

“Banyak kasus kebakaran rumah yang terjadi dipicu masalah kelistrikan. Karena itu pemerintah bergerak cepat melakukan langkah pencegahan,” ujarnya di sela kegiatan.

Dalam pelaksanaannya, Pemko Pekanbaru bekerja sama dengan PLN dan Asosiasi Kontraktor Listrik Indonesia (AKLI). Tim melakukan pengecekan menyeluruh mulai dari meteran listrik, jaringan kabel, MCB, hingga kondisi instalasi di dalam rumah warga.

Menurut Zulhelmi, rumah warga kurang mampu yang ditemukan memiliki instalasi berbahaya akan mendapatkan bantuan perbaikan secara gratis, termasuk penggantian kabel maupun komponen listrik lainnya.

“Kalau masyarakat kurang mampu, biaya penggantian material akan ditanggung pemerintah kota. Sementara warga yang mampu hanya mendapatkan layanan inspeksi gratis,” jelasnya.

Tak hanya rumah pribadi, pemeriksaan juga menyasar rumah petak dan hunian sewa. Untuk kategori tersebut, biaya penggantian material nantinya menjadi tanggung jawab pemilik bangunan.

Pemko juga menemukan sejumlah potensi bahaya yang kerap menjadi pemicu korsleting, seperti penggunaan stopkontak bertumpuk, sambungan kabel tidak standar, hingga instalasi lama yang sudah rusak dimakan usia.

Selain itu, kabel yang mengalami kerusakan akibat gigitan hewan maupun kondisi lingkungan turut menjadi perhatian tim pemeriksa.

Program ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-242 Kota Pekanbaru. Ke depan, Pemko berencana memperluas cakupan program hingga ribuan rumah warga di kawasan padat penduduk.

“Wali Kota sudah menginstruksikan agar program ini diperluas dan dianggarkan untuk menjangkau sekitar 2.000 rumah,” tutup Zulhelmi.**

Tags

Terkini