Diduga Diserang OTK, Lima Karyawan PT SBP Inhu Alami Luka Tembak dan Bacok

Selasa, 02 Juni 2026 | 08:09:03 WIB
Karyawan PT SBP di Inhu korban penyerangan OTK saat mendapat perawatan medis (foto:lipo)

iniriau.com, INHU – Insiden berdarah terjadi di lingkungan kerja PT Sinar Belilas Perkasa (SBP), Kabupaten Indragiri Hulu, Senin (1/6/2026). Lima pekerja perusahaan dilaporkan mengalami luka serius akibat dugaan penyerangan yang dilakukan sekelompok orang tak dikenal (OTK).

Korban mengalami luka bacok dan luka tembak hingga harus mendapatkan penanganan medis di rumah sakit.

Salah seorang korban, Ediyanto, menuturkan kejadian bermula saat dirinya bersama sejumlah rekan kerja tengah sarapan pagi di lokasi perusahaan. Namun situasi mendadak berubah mencekam setelah rombongan massa datang ke area tersebut.

“Saat itu kami sedang makan pagi bersama. Tiba-tiba datang rombongan dalam jumlah banyak masuk ke lokasi,” kata Ediyanto.

Ia menyebut kelompok tersebut langsung menuju area alat berat G9 dan diduga melakukan penyerangan tanpa adanya pembicaraan terlebih dahulu.

“Saya langsung diserang menggunakan kapak hingga tangan terluka. Setelah itu saya ditembak dari arah belakang dan pelurunya mengenai paha,” ujarnya.

Menurut Ediyanto, suasana saat itu sangat panik. Para pekerja berusaha menyelamatkan diri karena mendengar suara tembakan dan melihat adanya penyerangan menggunakan senjata tajam.

“Ada yang dipukul, ada yang kena senjata tajam. Sebagian lari menyelamatkan diri sampai jatuh ke parit,” jelasnya.

Selain Ediyanto, empat korban lain yang ikut mengalami luka yakni Leo Saputra, Zulkifli, Pesi dan Syamsul. Seluruh korban kini masih menjalani perawatan.

Korban menduga aksi penyerangan tersebut berkaitan dengan persoalan lahan yang terjadi di kawasan perusahaan. Mereka meminta aparat kepolisian segera menangkap pelaku dan mengusut kasus tersebut secara menyeluruh.

“Kami berharap polisi segera bertindak karena kejadian ini sudah membahayakan nyawa,” tegas korban.

Sementara itu, pihak perusahaan dikabarkan tengah menyiapkan laporan resmi ke pihak berwajib terkait insiden tersebut.

Dikonfirmasi terpisah, Kasi Humas Polres Indragiri Hulu, Aipda Misran, mengaku masih melakukan pengecekan informasi mengenai kejadian itu.

“Saya masih cari informasi terkait peristiwa tersebut,” singkatnya.**

Tags

Terkini