iniriau.com, DUMAI – Penyidikan kasus meninggalnya Nursafikah (30), perempuan yang ditemukan tewas di kawasan Taman Wisata Alam (TWA), Kelurahan Bukit Timah, Kecamatan Dumai Selatan, menunjukkan perkembangan signifikan. Aparat kepolisian berhasil mengamankan seorang pria yang diduga terkait dengan peristiwa tersebut.
Pria berinisial R (23) yang diketahui merupakan suami korban ditangkap oleh tim gabungan Reskrim Polres Dumai di wilayah Teluk Pulai, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir, pada Kamis (11/6/2026). Penangkapan dilakukan tidak lama setelah jasad korban ditemukan pada malam sebelumnya.
Kasus ini menjadi perhatian luas masyarakat karena korban diketahui sedang mengandung sekitar empat bulan. Penemuan jenazahnya di sebuah pondok kebun sempat mengundang keramaian warga dan ramai dibahas di berbagai platform media sosial.
Kapolsek Panipahan, Iptu Subiarto Aprido Tompubolon, membenarkan adanya penangkapan tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa seluruh keterangan resmi terkait perkara itu akan disampaikan langsung oleh Polres Dumai.
“Benar, yang bersangkutan telah diamankan. Untuk informasi lebih lanjut akan disampaikan oleh Polres Dumai,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (12/6/2026).
Berdasarkan hasil penelusuran awal, terduga pelaku diduga meninggalkan Dumai sesaat setelah kejadian dan menuju kampung halamannya di wilayah Panipahan. Keberadaannya akhirnya berhasil diketahui setelah polisi melakukan serangkaian penyelidikan dan pelacakan intensif.
Dalam proses penyidikan, Tim Inafis Polres Dumai telah melakukan olah tempat kejadian perkara guna mengumpulkan petunjuk dan barang bukti. Dari lokasi penemuan korban, petugas mengamankan sejumlah benda yang diduga berkaitan dengan kasus tersebut, termasuk sebilah parang dan sebuah pisau cutter.
Sementara itu, jenazah korban telah dievakuasi ke RSUD Dumai untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Hasil pemeriksaan tersebut nantinya akan menjadi bagian penting dalam mengungkap rangkaian peristiwa yang sebenarnya.
Saat ini, penyidik masih mendalami motif serta kronologi lengkap kasus tersebut. Terduga pelaku telah dibawa ke Dumai untuk menjalani pemeriksaan intensif dan proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.
Polisi memastikan penyelidikan akan dilakukan secara menyeluruh guna mengungkap seluruh fakta di balik kematian tragis perempuan yang tengah mengandung itu.**