Polsek Rupat dan PT MMJ Panen 450 Kg Jagung Dukung Ketahanan Pangan

Rabu, 15 Juli 2026 | 15:52:20 WIB
Polsek Rupat, Polres Bengkalis, bersama manajemen PT MMJ menggelar panen jagung kuartal II (foto:Dok Polsek Rupat)

iniriau.com, BENGKALIS  – Polsek Rupat, Polres Bengkalis, bersama manajemen PT MMJ menggelar panen jagung kuartal II sebagai bentuk dukungan terhadap program Swasembada Pangan Nasional 2026. Kegiatan berlangsung di lahan pertanian PT MMJ, Desa Darul Aman, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, Selasa (15/7/2026).

Kapolsek Rupat AKP Faisal SH mengatakan, kegiatan tersebut merupakan hasil sinergi antara Polri dan pihak perusahaan dalam mendukung program ketahanan pangan melalui budidaya jagung pipil hibrida jenis BISI di lahan seluas 1,3 hektare.

"Program ini merupakan bagian dari komitmen bersama untuk mendukung ketahanan pangan nasional. Kami berharap kolaborasi seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi masyarakat," ujar AKP Faisal.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek didampingi Ps Kanit Binmas Aiptu Ahmad Fauzi dan Bripda Dewi Suwilda. Rombongan berangkat dari Mapolsek Rupat di Kelurahan Batu Panjang menuju lokasi PT MMJ melalui jalur darat, kemudian melanjutkan perjalanan menggunakan speedboat.

Kedatangan rombongan disambut Penanggung Jawab Lahan Jagung PT MMJ, Tomy, Head Security PT MMJ, serta perwakilan karyawan perusahaan.

Dari panen kuartal II tersebut, diperoleh hasil sekitar 450 kilogram jagung pipil. Meski demikian, produktivitas tanaman belum optimal akibat musim kemarau yang berkepanjangan, minimnya curah hujan, serangan hama, serta gangguan satwa liar seperti monyet yang menyebabkan sebagian tanaman mengalami pertumbuhan tidak maksimal atau stunting.

Hasil panen jagung selanjutnya dimanfaatkan oleh pihak PT MMJ sebagai pakan ternak milik karyawan yang berada di lingkungan perusahaan.

AKP Faisal juga mengajak masyarakat, khususnya kelompok tani di Kecamatan Rupat, untuk meningkatkan minat menanam jagung pipil sebagai salah satu komoditas strategis dalam mendukung program ketahanan pangan.

"Kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya para kelompok tani, agar semakin termotivasi membudidayakan jagung pipil. Selain memiliki nilai ekonomi, komoditas ini juga berperan penting dalam mewujudkan ketahanan pangan dan mendukung program swasembada pangan nasional," imbau Kapolsek.

Menurutnya, keberhasilan mewujudkan ketahanan pangan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat dan dunia usaha melalui pemanfaatan lahan produktif secara berkelanjutan.**

Tags

Terkini