iniriau.com, ROhil – DPRD Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rohil memperkuat pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta membenahi tata kelola keuangan daerah. Masukan tersebut disampaikan dalam rapat paripurna jawaban pemerintah atas pandangan umum delapan fraksi terhadap Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.
Rapat paripurna yang digelar di ruang sidang DPRD Rohil, Senin (20/7/2026) malam itu dipimpin Wakil Ketua DPRD Rohil Basiran Nur Efendi didampingi Wakil Ketua Maston dan Imam Suroso. Sebanyak 25 dari 45 anggota DPRD hadir mengikuti jalannya sidang.
Bupati Rohil Bistamam yang diwakili Sekretaris Daerah H. Fauzi Efrizal menyampaikan apresiasi kepada seluruh fraksi DPRD yang telah memberikan kritik, saran, dan masukan sebagai bagian dari fungsi pengawasan serta legislasi.
Menanggapi pandangan Fraksi PDI Perjuangan terkait opini Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang masih Wajar Dengan Pengecualian (WDP), Fauzi menegaskan pemerintah daerah akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan keuangan daerah.
"Pemerintah akan menelusuri akar persoalan dalam pengelolaan keuangan dan terus melakukan pembenahan agar target memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dapat diwujudkan pada pemeriksaan berikutnya," kata Fauzi.
Ia juga menyatakan pemerintah menerima masukan Fraksi PDI Perjuangan terkait peningkatan pelayanan kesehatan, pengembangan UMKM, serta optimalisasi sektor pajak tanpa menambah beban masyarakat.
Menurutnya, pemerintah daerah bersama DPRD saat ini terus melakukan pembenahan terhadap kondisi keuangan daerah. Sejumlah langkah perbaikan, termasuk penataan arus kas, telah dijalankan dan progresnya telah mencapai sekitar 65 persen.
Selain itu, Fauzi mengapresiasi pandangan Fraksi NasDem yang meminta peningkatan kualitas pelayanan publik serta evaluasi terhadap kinerja organisasi perangkat daerah (OPD).
"Pemerintah sependapat bahwa peningkatan pendapatan daerah harus dilakukan tanpa membebani masyarakat. Karena itu, kami terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Riau, pemerintah pusat, dan BUMD guna meningkatkan investasi serta mengoptimalkan potensi pendapatan daerah," ujarnya.
Menutup penyampaian jawaban pemerintah, Fauzi kembali mengucapkan terima kasih kepada seluruh fraksi DPRD Rohil atas berbagai masukan yang dinilai menjadi bahan evaluasi dalam meningkatkan kinerja pemerintah daerah dan pengelolaan APBD ke depan.**