Lima Jam Diperiksa Tipikor, Kabid Pemdes Bengkalis Mengaku Pusing

Kamis, 03 September 2026 | 21:18:13 WIB
Rinaldi saat dikonfirmasi seusai dimintai keterangan oleh penyidik Tipikor Polres Bengkalis. (Foto-Jamil)

iniriau.com, BENGKALIS – Penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Bengkalis meminta keterangan tiga pegawai Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Bengkalis, Kamis (3/9/2026).

Ketiganya menjalani pemeriksaan sejak sekitar pukul 10.00 WIB. Proses pemeriksaan berlangsung cukup lama dan baru berakhir sekitar pukul 16.30 WIB setelah sempat dihentikan sementara untuk salat dan makan.

Pejabat yang diperiksa di antaranya Kepala Bidang Pemerintahan Desa, Rinaldi Eka Wahyu, serta Kepala Bidang Pembangunan, Pengembangan Ekonomi dan Kerjasama Desa, Tarmizi. Seorang pegawai perempuan dari Dinas PMD juga turut dimintai keterangan.

Usai pemeriksaan, Rinaldi tampak keluar dari ruang penyidik dengan kondisi lelah. Ketika ditanya mengenai materi pemeriksaan, ia mengaku kepalanya pusing.

Menurut Rinaldi, pertanyaan penyidik berkaitan dengan pengelolaan anggaran Desa Suka Maju, Kecamatan Bengkalis. Namun, ia tidak menyebut secara pasti tahun anggaran yang menjadi fokus pemeriksaan.

"Aku pusing bang. Terkait anggaran Desa Suka Maju," kata Rinaldi.

Ia juga menyebut penggunaan anggaran tersebut berkaitan dengan masa ketika Desa Suka Maju dipimpin oleh seorang penjabat kepala desa.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, pemeriksaan terhadap pejabat Dinas PMD itu bukan yang pertama dilakukan penyidik. Sejumlah aparatur Desa Suka Maju sebelumnya juga telah dimintai keterangan.

Penyidik diduga sedang menelusuri penggunaan anggaran Desa Suka Maju untuk tahun anggaran 2024 dan 2025, saat Zulfahmi menjabat sebagai Penjabat (Pj) Kepala Desa.

Meski pemeriksaan telah berlangsung selama berjam-jam, hingga Kamis malam belum ada penjelasan resmi dari Polres Bengkalis mengenai status perkara maupun substansi dugaan penyimpangan anggaran yang sedang diselidiki.

Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar juga belum memberikan keterangan terkait pemeriksaan tersebut.**

Tags

Terkini