iniriau.com, BENGKALIS – Upaya mencegah peredaran narkoba dan kebakaran hutan serta lahan (karhutla) terus dilakukan Polsek Rupat, Polres Bengkalis. Kali ini, edukasi diberikan kepada masyarakat Desa Pangkalan Nyirih, Kecamatan Rupat, Selasa (11/8/2026).
Sosialisasi yang digelar di Balai Pertemuan Jalan Pelajar tersebut dipimpin Kapolsek Rupat AKP Faisal, S.H. Ia mengajak masyarakat tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi ikut berperan dalam menjaga lingkungan dari ancaman narkoba.
Faisal meminta warga segera melaporkan kepada pihak kepolisian jika mengetahui adanya aktivitas mencurigakan maupun jaringan peredaran narkotika di wilayah tempat tinggalnya.
“Dukungan masyarakat sangat dibutuhkan untuk mencegah dan memberantas peredaran narkoba. Informasi dari warga dapat membantu kepolisian melakukan langkah pencegahan,” kata Faisal.
Selain persoalan narkoba, kondisi cuaca panas juga menjadi perhatian dalam sosialisasi tersebut. Warga dan perangkat desa diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi munculnya titik api.
Kapolsek mendorong kepala desa bersama Masyarakat Peduli Api (MPA) memperkuat sosialisasi kepada warga agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar.
Menurutnya, pencegahan harus dilakukan sejak dini. Jika kebakaran terjadi, masyarakat diharapkan segera berkoordinasi dan bergotong royong melakukan penanganan agar api tidak meluas.
“Kalau terjadi karhutla, seluruh unsur harus bergerak bersama. Jangan hanya mengandalkan satu pihak karena kebakaran bisa meluas dengan cepat,” ujarnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Desa Pangkalan Nyirih Mursalin, S.Pd.I, jajaran Polsek Rupat, perangkat desa, MPA, FKPM serta sejumlah perwakilan desa di wilayah Rupat Tengah.
Melalui kegiatan ini, Polsek Rupat berharap kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkoba dan karhutla semakin meningkat sehingga potensi gangguan keamanan maupun bencana kebakaran dapat ditekan.**