BPBD Inhil Kerahkan Tim Gabungan Tangani Karhutla di Dua Desa

Kamis, 17 September 2026 | 20:46:27 WIB
Karhutla di Desa Belantak Raya (foto : BPBD Inhil)

iniriau com, PEKANBARU – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Dua lokasi yang terdampak berada di Desa Belantak Raya dan Desa Semambu Kuning, Kecamatan Gaung, Kamis (17/9/2026).

Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri, aparatur desa, Masyarakat Peduli Api (MPA), perusahaan dan warga setempat hingga kini masih berjibaku memadamkan api serta melakukan pendinginan untuk mencegah kebakaran meluas.

Kepala BPBD Inhil, R Arliansyah, mengatakan kebakaran di Desa Belantak Raya terjadi di lahan masyarakat yang didominasi tanah gambut dan areal perkebunan kelapa. Luas lahan yang terbakar sementara diperkirakan mencapai sekitar dua hektare.

"Petugas masih melakukan pemadaman dan pendinginan di lokasi. Upaya pembatasan juga dilakukan agar api tidak merambat ke lahan lain," kata Arliansyah.

Ia menjelaskan, proses pemadaman terkendala cuaca panas, tiupan angin yang cukup kencang, akses menuju lokasi yang sulit dijangkau, serta terbatasnya jaringan komunikasi.

Sebanyak 31 personel diterjunkan ke lokasi dengan dukungan sejumlah peralatan pemadam. Petugas juga harus menarik selang hingga ratusan meter karena sumber air berada sekitar 400 hingga 500 meter dari titik kebakaran.

Sementara itu, kebakaran juga dilaporkan terjadi di Desa Semambu Kuning. Di lokasi ini, tim gabungan bersama pihak perusahaan dan masyarakat terus melakukan pendinginan pada lahan gambut yang sebelumnya terbakar.

Arliansyah menyebut sekitar lima hektare area terdampak telah berhasil dipadamkan atau padam secara alami. Namun, petugas tetap melakukan pemantauan untuk memastikan tidak ada bara api yang kembali menyala.

"Untuk luasan keseluruhan masih dalam pendataan. Saat ini fokus kami memastikan api benar-benar padam dan tidak muncul kembali," ujarnya.

Menurutnya, upaya penanganan di Semambu Kuning juga menghadapi tantangan berupa cuaca panas, angin kencang, serta terbatasnya sumber air yang berada cukup jauh dari lokasi kebakaran.

Hingga Kamis sore, penyebab munculnya api di kedua lokasi tersebut masih diselidiki oleh pihak berwenang. Tim di lapangan tetap bersiaga melakukan pemadaman dan pendinginan guna mencegah kebakaran meluas di kawasan gambut Kecamatan Gaung.**

 

Tags

Terkini