iniriau.com, PEKANBARU – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Riau mulai mendalami rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027.
Pembahasan digelar di Ruang Rapat Medium DPRD Provinsi Riau, Kamis (17/9/2026). Rapat dipimpin Ketua DPRD Riau Kaderismanto, didampingi Wakil Ketua DPRD Riau Parisman Ihwan serta anggota Banggar.

Pembahasan KUA-PPAS menjadi salah satu tahapan penting dalam penyusunan anggaran daerah. Dalam rapat tersebut, Banggar mencermati arah kebijakan pendapatan dan belanja daerah sekaligus memastikan program yang direncanakan pemerintah daerah sesuai dengan kebutuhan pembangunan Riau.

Sejumlah sektor menjadi perhatian dalam pembahasan. Di antaranya pembangunan dan pembenahan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan, penguatan pelayanan kesehatan serta upaya mempercepat pemulihan dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Banggar menilai pengalokasian anggaran perlu dilakukan secara selektif agar belanja daerah benar-benar mendukung program yang memiliki dampak bagi masyarakat.

Ketua DPRD Riau Kaderismanto menegaskan, penggunaan anggaran harus dilakukan dengan mempertimbangkan aspek efektivitas, efisiensi dan ketepatan sasaran.
“Anggaran harus digunakan secara efektif, efisien dan tepat sasaran. Program yang direncanakan harus memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Kaderismanto.

Selain mencermati program prioritas, Banggar juga memberikan sejumlah catatan kepada Pemerintah Daerah dalam penyusunan PPAS 2027. Salah satunya terkait perlunya melakukan efisiensi terhadap kegiatan yang tidak masuk dalam skala prioritas.
Menurut Banggar, penghematan pada kegiatan non-prioritas diperlukan agar ruang fiskal pemerintah daerah dapat lebih diarahkan untuk membiayai program pembangunan yang menjadi kebutuhan masyarakat.

Pembahasan juga diarahkan untuk memastikan rencana pengalokasian anggaran dalam PPAS 2027 tetap sejalan dengan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Riau.
Dengan demikian, program yang nantinya masuk dalam anggaran 2027 diharapkan tidak berjalan sendiri-sendiri, tetapi memiliki keterkaitan dengan target dan arah pembangunan daerah yang telah ditetapkan.

Rapat Banggar tersebut belum menghasilkan kesepakatan akhir. Pembahasan KUA-PPAS 2027 masih akan dilanjutkan dengan mendalami sejumlah materi, termasuk rencana pendapatan, belanja serta program prioritas pemerintah daerah.

DPRD Riau dan Pemerintah Provinsi Riau selanjutnya akan melakukan pembahasan lebih lanjut sebelum KUA-PPAS 2027 disepakati bersama.**(Galeri)