iniriau.com, PEKANBARU – Prof. Ahmad Fadli resmi terpilih sebagai Rektor Universitas Riau (Unri) periode 2026–2030 setelah mendominasi perolehan suara dalam pemilihan yang digelar melalui Sidang Senat Universitas di Gedung Rektorat Unri, Selasa (13/10/2026).
Dekan Fakultas Teknik Unri itu mengumpulkan 53 suara dari total 94 suara yang tercatat. Ia meninggalkan dua pesaingnya, Dr. Mexsasai Indra, SH, MH, yang memperoleh 29 suara dan Prof. Dr. Jimmi Copriady, M.Si, dengan 12 suara.
Keunggulan tersebut menempatkan Ahmad Fadli di posisi teratas dengan selisih 24 suara dari Mexsasai Indra dan 41 suara dari Jimmi Copriady.
Hasil pemilihan ini berbeda dari perolehan suara pada tahap penyaringan calon rektor Juli lalu. Dalam tahapan tersebut, Mexsasai Indra unggul dengan 29 suara, sementara Ahmad Fadli memperoleh 13 suara dan Jimmi Copriady 11 suara.
Sebelum memasuki pemilihan akhir, Senat Unri telah menyaring delapan bakal calon menjadi tiga kandidat. Proses itu dilakukan melalui pemungutan suara setelah para bakal calon memaparkan visi, misi, serta program kerja masing-masing.
Kemenangan Ahmad Fadli sekaligus membuka jalan bagi pergantian kepemimpinan Unri dari Rektor Prof. Dr. Sri Indarti, SE, M.Si. Berdasarkan jadwal pada laman resmi pemilihan rektor, pelantikan rektor baru direncanakan berlangsung pada 20 Desember 2026.
Dari sisi akademik, Ahmad Fadli memiliki latar belakang pendidikan teknik kimia dan teknologi material. Ia menyelesaikan pendidikan sarjana Teknik Kimia di Universitas Sriwijaya, melanjutkan studi magister di Universitas Gadjah Mada, kemudian meraih gelar doktor bidang Materials Engineering dari International Islamic University Malaysia.
Sebelum terpilih sebagai rektor, ia menjabat Dekan Fakultas Teknik Unri untuk periode 2025–2029.
Kepemimpinan baru Unri mendatang diharapkan mampu memperkuat kualitas pendidikan, meningkatkan produktivitas riset, serta mendorong inovasi yang berdampak bagi masyarakat. Pengembangan kerja sama dengan industri dan peningkatan daya saing lulusan juga menjadi tantangan yang perlu dijawab.
Dengan hasil pemilihan tersebut, perhatian kini tertuju pada arah kebijakan dan program strategis yang akan disiapkan Ahmad Fadli untuk memimpin Unri selama empat tahun ke depan.**