Pekanbaru, iniriau.com-Kondisi kabut asap yang kian parah mengakibatkan libur sekolah diperpanjang. Untuk mengejar ketertinggalan pelajaran Dinas Pendidikan membuat kebijakan atau terobosan yakni para siswa bisa mengikuti program portal rumah belajar secara online dengan mengakses website www.belajar.kemendikbud.go.id.
"Untuk mengejar ketertinggalan pelajaran di sekolah, para pelajar diberikan sejumlah tugas oleh masing-masing wali kelas. Selain itu, pelajar juga bisa mengikuti kegiatan belajar secara online dengan bimbingan orangtua di rumah. Setidaknya, anak-anak bisa belajar selama 3-4 jam sehingga bisa membantu mereka dalam mengejar ketertinggalan pelajaran selama kabut asap berlangsung," ungkap Jamal Selasa (24/9/2019).
Program tersebut ternyata disambut baik oleh kalangan legislatif di DPRD Pekanbaru. Seperti yang disampaikan oleh anggota DPRD Pekanbaru dari Fraksi Gerindra, Fatullah. Menurutnya, bencana kabut asap yang terjadi saat ini akibat keteledoran pemerintah daerah yang terlalu memandang remeh masalah karhutla.
"Sudah banyak dampak yang diraskaan oleh kabut asap ini, terutama lumpuhnya aktivitas pendidikan. Di satu sisi kita banyak mendengar juga keluhan orang tua jika kondisi libur sekolah terus diperpanjang maka akan banyak ketinggalan pelajaran dan sebentar lagi akan menghadapi ujian, maka dengan pemberian tugas oleh sekolah dan sistem belajar online ini kita kira bisa menyiasati ketertinggalan pelajaran dan diawasi oleh orang tua," ungkap Fatullah.
Dampak lain yang paling terasa akibat kabut asap menurut Fatullah yaitu, terganggunya aktivitas penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru. Selain itu banyaknya penderita ISPA yang meningkat drastis.
"Nah cukup banyakkan kerugian yang dirasakan masyarakat Pekanbaru. Semua ini terjadi, akibat disepelekannya kasus kebakaran hutan dan lahan oleh pemerintah daerah. Sebagai anggota dewan, saya turut prihatin atas bencana kabut asap yang terjadi. Bahkan statement Bapak Wiranto terkait kondisi kabut asap di Pekanbaru yang tidak begitu parah seperti diberitakan televisi nasional, sangat melukai hati warga Pekanbaru," ungkap Fatullah.
Jika kondisi kabut asap pekat masih terus berlangsung, maka jadwal libur sekolah berkemungkinan masih akan terus diperpanjang hingga akhir pekan nanti menunggu arahan dari Dinas Pendidikan Riau.(irc/halloriau)
Dewan Sepakat Siswa Ikuti Sistem Belajar Online saat Libur Sekolah
Redaksi
Selasa, 24 September 2019 - 18:09:53 WIB
gedung DPRD Kota Pekanbaru
Pilihan Redaksi
IndexGelar Media Gathering, BPJS Kesehatan Singgung Pengnonaktifan Kepesertaan
1 Januari 2026, Parkir di Alfamart Gratis
DPRD dan Pemko Pekanbaru Teken MoU KUA-PPAS APBD 2026 Senilai Rp 3,049 Triliun
Puncak Milad Muhammadiyah ke-113 dan UMAM ke-4 Dihadiri Raja Muda Perlis
PHR Catat Produksi Cemerlang di Sumur Pinang East-2 Capai 2.648 BOPD
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Pekanbaru
Mudik Lebaran, Tiket Bus Rute Populer dari Pekanbaru Ludes Terjual
Jumat, 13 Maret 2026 - 16:48:50 Wib Pekanbaru
Pemko Pekanbaru Cairkan Empat Hak ASN Sekaligus di Bulan Ramadan
Jumat, 13 Maret 2026 - 11:01:19 Wib Pekanbaru
Belasan Aduan THR Masuk ke Disnaker Pekanbaru Jelang Lebaran
Kamis, 12 Maret 2026 - 19:04:07 Wib Pekanbaru
Mobil Dinas Tak Boleh Dipakai Mudik, Pemko Pekanbaru Siapkan Sanksi
Rabu, 11 Maret 2026 - 22:38:44 Wib Pekanbaru