JAKARTA - Wanita dengan kanker payudara memang perlu menghindari beberapa makanan tertentu. Termasuk menghindari asupan makanan yang memiliki zat menyerupai estrogen, seperti kacang kedelai. Tapi apakah benar?
Hormon estrogen dikenal menjadi salah satu dalang pertumbuhan kanker. Para ahli mengkhawatirkan bahwa konsumsi kedelai dapat berdampak pada kambuhnya kanker. Peneliti mencoba untuk memecahkan persoalan ini.
Para peneliti menganalisis data dari data dari 6.235 wanita dengan rata-rata usia 52 tahun. Mereka telah didiagnosis dengan kanker payudara untuk pertama kalinya. Rata-rata wanita mengonsumsi sekitar 2 mg isoflavon kedelai setiap hari.
Selama sekira 9,5 tahun, 1.224 wanita meninggal. Mereka yang mengonsumsi kedelai lebih banyak, memiliki kemungkinan 21 persen lebih rendah meninggal, dibandingkan mereka yang mengonsumsi sedikit kacang kedelai.
Manfaat paling menonjol pada wanita yang memiliki kanker payudara adalah hormon reseptor negatif. Di antara wanita yang belum diobati dengan terapi antiestrogen, tetapi mengonsumsi asupan tinggi kedelai tidak meningkatkakan risiko kematian. Begitu pula mereka yang telah menerima terapi hormonal.
Tetapi beberapa studi lainnya menunjukkan adanya pertumbuhan kanker yang dipicu oleh konsumsi kedelai. Bila Anda sedang berjuang melawan kanker payudara, ada baiknya tanyakan kepada dokter Anda. Demikian dilansir dari Washingtonpost.
sumber: riaupos.co
Penderita Kanker Payudara, Hindari Kacang Kedelai
Redaksi
Selasa, 00 0000 - 00:00:00 WIB
Penderita Kanker Payudara, Hindari Kacang Kedelai
Pilihan Redaksi
Index1 Januari 2026, Parkir di Alfamart Gratis
DPRD dan Pemko Pekanbaru Teken MoU KUA-PPAS APBD 2026 Senilai Rp 3,049 Triliun
Puncak Milad Muhammadiyah ke-113 dan UMAM ke-4 Dihadiri Raja Muda Perlis
PHR Catat Produksi Cemerlang di Sumur Pinang East-2 Capai 2.648 BOPD
TAF Turun Reses, Warga Sampaikan Masalah Banjir dan Program Rp 100 Juta per RW
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Kesehatan
Membludak, RSD Madani Pekanbaru Segera Tambah 20 Unit Mesin Cuci Darah
Jumat, 23 Januari 2026 - 18:53:35 Wib Kesehatan
Pekanbaru Jadi Episentrum HIV/AIDS di Riau, Angka Kasus Melonjak Drastis
Kamis, 04 Desember 2025 - 15:09:44 Wib Kesehatan
Lima Anak Suku Talang Mamak di Inhu Meninggal Terpapar Influenza A
Senin, 17 November 2025 - 20:33:55 Wib Kesehatan