PEKANBARU - Ditemukan bakteri Staphylococcus Aureus dalam sampel makanan roti bakar selai dari Kimteng yang menimpa Walikota Pekanbaru dan Sekda kota Pekanbaru setelah mengkomsumsi makanan dari KImteng dan mengakibatkan orang No 1 Pekanbaru mengalami keracunan makanan, berupa mual dan muntah.
Sehari setelah mengkomsumsi roti bakar selai tersebut, Walikota Firdaus jatuh sakit.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru Dinas Drg. Helda Suryani Munir membenarkan telah ditemukan bakteri Staphylococcus Aureus dalam sampel makanan yang akibatnya keracunan yang dialami konsumen Kimteng.
" Bakteri Staphylococcus Aureus yang bisa mengganggu infeksi saluran pencernaan tersebut ditemukan di dalam selai yang diolah langsung oleh pihak Kimteng," terang Helda S Munir kepada wartawan, baru-baru ini.
Dijelaskannya lagi, dari hasil laboratorium yang dikeluarkan oleh BPOM Riau, telah ditemukan bakteri Staphylococcus Aureus. Selain murni diproduksi oleh Kimteng,” ucap Helda.
Helda juga menjelaskan bakteri infeksi saluran pencernaan tersebut hanya ditemukan di selai roti bakar olahan atau buatan Kimteng. Sementara untuk roti (Holland Bakery) yang digunakan pihak Kimteng, tidak ditemukan bakteri serupa. (rima)
Ada Bakteri Staphylococcus Aureus di Selai Roti Bakar Kimteng
Redaksi
Selasa, 00 0000 - 00:00:00 WIB
Ilustrasi
Pilihan Redaksi
Index1 Januari 2026, Parkir di Alfamart Gratis
DPRD dan Pemko Pekanbaru Teken MoU KUA-PPAS APBD 2026 Senilai Rp 3,049 Triliun
Puncak Milad Muhammadiyah ke-113 dan UMAM ke-4 Dihadiri Raja Muda Perlis
PHR Catat Produksi Cemerlang di Sumur Pinang East-2 Capai 2.648 BOPD
TAF Turun Reses, Warga Sampaikan Masalah Banjir dan Program Rp 100 Juta per RW
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Kesehatan
Membludak, RSD Madani Pekanbaru Segera Tambah 20 Unit Mesin Cuci Darah
Jumat, 23 Januari 2026 - 18:53:35 Wib Kesehatan
Pekanbaru Jadi Episentrum HIV/AIDS di Riau, Angka Kasus Melonjak Drastis
Kamis, 04 Desember 2025 - 15:09:44 Wib Kesehatan
Lima Anak Suku Talang Mamak di Inhu Meninggal Terpapar Influenza A
Senin, 17 November 2025 - 20:33:55 Wib Kesehatan