Persoalan Saluran Air Picu Penganiayaan Sekdes di Pangean

Persoalan Saluran Air Picu Penganiayaan Sekdes di Pangean
Ilustrasi (foto:AI)

iniriau.com, KUANSING – Sekretaris Desa Pulau Tengah, Kecamatan Pangean, berinisial HAR (58), menjadi korban penganiayaan usai terlibat cekcok terkait penutupan saluran air kolam ikan. Insiden tersebut terjadi di Dusun III Desa Rawang Binjai, Kecamatan Pangean, pada Selasa, 30 Desember 2025.

Korban yang berstatus aparatur sipil negara (PNS) mengalami luka robek di kepala setelah dipukul menggunakan tangkai tembilang oleh terduga pelaku ARP. Tak hanya itu, sepeda motor milik korban juga dilaporkan mengalami kerusakan akibat kejadian tersebut.

Peristiwa bermula saat korban pulang dari kolam ikan miliknya dan terlibat adu mulut dengan pelaku. Pertengkaran terkait aliran air itu berujung aksi kekerasan. Korban terjatuh usai dipukul dan kembali menerima pukulan lanjutan hingga mengalami luka. Kasus ini resmi dilaporkan ke Polsek Pangean pada 8 Januari 2026, dengan STPL Nomor STPL/01/I/2026/Riau/Res Kuansing/Sek Pangean.

Kapolres Kuansing AKBP Raden Ricky melalui Kapolsek Pangean Aman Sembiring mengatakan, pihak kepolisian telah memeriksa korban serta lima orang saksi.

“Setelah dilakukan gelar perkara bersama Satreskrim Polres Kuansing, terduga pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka,” ujar Aman Sembiring, Jumat (9/1/2026). 

Ia menambahkan, pemeriksaan lanjutan terhadap saksi dan tersangka dijadwalkan akan dilakukan pada awal pekan depan.**

#Hukrim

Index

Berita Lainnya

Index