Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026 Digelar 13 Hari, Pengamanan Mudik Lebaran Diperketat

Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026 Digelar 13 Hari, Pengamanan Mudik Lebaran Diperketat
Apel Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026 (foto:mcr)

iniriau.com, PEKANBARU – Pengamanan arus mudik dan arus balik Idulfitri 1447 Hijriah di Provinsi Riau akan dilakukan melalui Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026 yang mulai dilaksanakan pada Jumat (13/3/2026). Operasi ini akan berlangsung selama 13 hari dengan melibatkan aparat gabungan dari berbagai instansi.

Kesiapan pelaksanaan operasi tersebut ditandai dengan Apel Gelar Pasukan yang berlangsung di halaman Kantor Gubernur Riau, Kamis (12/3/2026). Apel tersebut diikuti oleh unsur kepolisian, TNI, pemerintah daerah, serta sejumlah instansi terkait lainnya.

Operasi Ketupat Lancang Kuning merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap menjelang Hari Raya Idulfitri. Tujuannya untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif, sekaligus menjamin kelancaran mobilitas masyarakat selama masa mudik Lebaran.

Pengamanan akan difokuskan pada jalur-jalur utama yang menjadi lintasan pemudik, termasuk titik-titik rawan kemacetan dan kecelakaan. Selain itu, aparat juga akan melakukan pengawasan di lokasi keramaian, rumah ibadah, terminal, pelabuhan, hingga objek vital lainnya.

Kapolda Riau, Herry Heryawan, menyampaikan bahwa operasi ini dilaksanakan secara terpadu dengan melibatkan lintas sektor. Menurutnya, kesiapan personel dan fasilitas pendukung sangat penting untuk menunjang kelancaran pengamanan selama periode Lebaran.

Ia juga mengingatkan seluruh petugas yang terlibat agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta mengedepankan pelayanan yang humanis kepada masyarakat. “Dengan pelaksanaan operasi ini diharapkan masyarakat dapat menjalankan aktivitas mudik dan merayakan Idulfitri dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Riau mendukung penuh pelaksanaan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah daerah dan aparat keamanan menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas daerah selama perayaan Idulfitri.

Menurutnya, sinergi tersebut diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik maupun yang merayakan Lebaran di kampung halaman.**

#Nasional

Index

Berita Lainnya

Index