RTH Modern di Bawah Jembatan Siak 1 Dibangun Tahun Ini, Dibiayai CSR

RTH Modern di Bawah Jembatan Siak 1 Dibangun Tahun Ini, Dibiayai CSR
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho saat meninjau lokasi yang akan dibangun RTH di bawah Jembatan Siak I (foto: Instagram h_agungnugroho)

iniriau.com, Pekanbaru — Pemerintah Kota Pekanbaru terus mendorong penataan kawasan tepian Sungai Siak dengan menghadirkan ruang publik baru. Tahun ini, Pemko merencanakan pembangunan taman berkonsep modern di bawah Jembatan Leighton 1, tepatnya di kawasan Simpang Jalan Nelayan–Yos Sudarso, Kecamatan Rumbai.

Taman seluas kurang lebih satu hektare tersebut akan difungsikan sebagai Ruang Terbuka Hijau Biru (RTH-B). Menariknya, proyek ini tidak menggunakan dana APBD, melainkan berasal dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) pihak swasta.

Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, menyebutkan bahwa pembangunan taman ditargetkan mulai direalisasikan dalam tahun ini setelah konsep kawasan dimatangkan bersama mitra swasta. “Pembangunan direncanakan tahun ini melalui dukungan CSR. Lokasinya di bawah Jembatan Siak 1 dan akan menjadi RTH-B,” ujar Agung usai meninjau lokasi, Senin (6/4/2026).

Ia mengungkapkan, taman tersebut nantinya dilengkapi fasilitas penunjang yang atraktif, seperti air mancur besar dengan permainan lampu. Bahkan, konsep yang disiapkan memungkinkan adanya air mancur menari yang diiringi musik, sehingga menambah daya tarik pengunjung.

Menurut Agung, nilai investasi pembangunan taman ini tergolong besar. Secara kasar, kebutuhan anggaran diperkirakan mencapai lebih dari Rp5 miliar. “Kalau dilihat secara kasat mata, anggarannya cukup besar, bisa lebih dari Rp5 miliar. Nanti akan kita sampaikan secara rinci,” jelasnya.

Lahan yang akan dikembangkan merupakan aset milik Pemko Pekanbaru. Saat ini, masih terdapat sejumlah bangunan warga yang berdiri di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS). Pemerintah pun telah menyiapkan langkah penataan dengan pendekatan persuasif kepada warga.

“Kita komunikasikan dengan warga, dan mereka bersedia direlokasi ke rumah susun sewa (rusunawa). Penataan ini sekaligus mengubah wajah kawasan agar lebih tertata dan menghadap ke Sungai Siak,” terangnya.

Ia menambahkan, pembangunan kota ke depan tidak bisa hanya bergantung pada anggaran pemerintah daerah. Kolaborasi dengan pihak swasta menjadi salah satu strategi untuk mempercepat penyediaan fasilitas publik.

Pemko Pekanbaru sendiri saat ini активно menggandeng sektor swasta melalui program CSR, tidak hanya untuk pembangunan RTH, tetapi juga fasilitas umum lainnya seperti halte Trans Metro Pekanbaru (TMP). Dengan hadirnya taman ini, diharapkan kawasan tepian Sungai Siak semakin hidup dan menjadi salah satu ikon baru Kota Pekanbaru.**

#Pekanbaru

Index

Berita Lainnya

Index