iniriau.com, PEKANBARU – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kelurahan Bangsal Aceh, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, berhasil dikendalikan setelah upaya intensif tim gabungan dari darat dan udara, Rabu (29/4/2026). Meski api sudah tidak terlihat, asap tebal masih membubung dari area lahan bergambut. Kondisi ini membuat petugas tetap bertahan di lokasi untuk memastikan tidak ada bara yang berpotensi memicu kebakaran ulang.
Kepala BPBD dan Damkar Provinsi Riau, Edy Afrizal, menyebut proses pendinginan terus dilakukan guna menekan risiko munculnya titik api baru. “Secara umum api sudah padam, namun asap masih terlihat karena karakteristik gambut yang menyimpan panas di bawah permukaan,” ujarnya.
Penanganan karhutla dilakukan secara terpadu. Selain pemadaman darat, dua unit helikopter dikerahkan untuk melakukan water bombing di titik-titik yang sulit dijangkau. Langkah ini dinilai efektif mempercepat pengendalian api.
Ia menambahkan, kebakaran tersebut sebelumnya terdeteksi melalui pantauan hotspot. Setelah dilakukan verifikasi udara dan ditemukan titik api, tim langsung bergerak cepat melakukan penanganan, termasuk menyisir area yang jauh dari akses jalan. Saat ini, petugas masih melakukan pemantauan intensif di lokasi guna memastikan kondisi benar-benar aman dan terkendali.**