iniriau com, PEKANBARU – Jumlah titik panas (hotspot) di Provinsi Riau kembali meningkat. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru mencatat sebanyak 60 titik panas terdeteksi pada Minggu (7/6/2026), atau naik dibanding sehari sebelumnya yang berjumlah 31 titik.
Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Gita Dewi S mengatakan, titik panas terbanyak terpantau di Kabupaten Rokan Hulu dengan 20 titik, kemudian Bengkalis 12 titik dan Kuantan Singingi 9 titik.
“Peningkatan hotspot ini perlu diwaspadai karena beberapa wilayah Riau masih memiliki potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan,” ujarnya.
Meski demikian, BMKG menyebut peluang hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah daerah di Riau, terutama pada pagi hingga malam hari. Wilayah yang diprakirakan diguyur hujan antara lain Rokan Hulu, Kampar, Indragiri Hilir, Rokan Hilir dan Kota Dumai.
BMKG juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
“Meski hujan masih berpeluang terjadi, masyarakat diimbau tidak membuka lahan dengan cara membakar karena dapat memicu munculnya titik api baru,” kata Gita.
Selain itu, tinggi gelombang laut di perairan Riau diprakirakan berada pada kategori rendah. Namun aktivitas pelayaran di Perairan Rokan Hilir dan Dumai-Bengkalis tetap diminta berhati-hati karena gelombang sedang berpotensi terjadi.**