iniriau.com, PEKANBARU – Kabar membanggakan datang dari MAN 1 Pekanbaru. Dua siswanya berhasil menembus seleksi nasional dan dipercaya memperkuat kontingen Indonesia pada dua ajang olimpiade internasional bergengsi yang akan berlangsung tahun 2026.
Mereka adalah Rafif Adinata Ramadhan, yang akan berlaga pada International Geography Olympiad (iGeo) 2026 di Istanbul, Turki, serta Khalil Azyumardi Abnel, yang akan mewakili Indonesia dalam International Olympiad on Astronomy and Astrophysics (IOAA) 2026 di Hanoi, Vietnam.
Keberhasilan tersebut menjadi pencapaian penting bagi MAN 1 Pekanbaru sekaligus menegaskan konsistensi madrasah itu dalam mencetak generasi berprestasi di bidang sains dan akademik tingkat nasional maupun internasional.
Sebelumnya, kedua siswa tersebut juga mencatatkan prestasi gemilang pada Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2025. Rafif berhasil meraih medali emas pada bidang Geografi, sedangkan Khalil membawa pulang medali perak di bidang Astronomi.
Kepala MAN 1 Pekanbaru, Norerlinda, menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih kedua siswanya. Menurutnya, terpilihnya Rafif dan Khalil sebagai anggota tim nasional merupakan bukti bahwa madrasah mampu bersaing dengan sekolah-sekolah terbaik di Indonesia.
“Ini menjadi kebanggaan besar bagi seluruh keluarga MAN 1 Pekanbaru. Kami berharap keduanya mampu memberikan penampilan terbaik dan membawa prestasi yang membanggakan bagi Indonesia, khususnya Provinsi Riau,” ujarnya, Rabu (17/6/2026).
Ia menambahkan, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari dukungan para guru, pembina, orang tua, serta lingkungan madrasah yang terus mendorong pengembangan potensi peserta didik.
Koordinator Program Olimpiade MAN 1 Pekanbaru, Afriana Yori, mengatakan perjalanan menuju tim nasional tidaklah mudah. Kedua siswa harus melewati berbagai tahapan seleksi ketat dan program pembinaan yang berlangsung dalam waktu cukup panjang.
“Proses yang mereka jalani membutuhkan komitmen, kedisiplinan, dan kerja keras yang luar biasa. Alhamdulillah, hasilnya kini dapat dirasakan bersama. Semoga mereka mampu memanfaatkan kesempatan ini untuk meraih prestasi terbaik di tingkat dunia,” katanya.
Sementara itu, Pembina Geografi MAN 1 Pekanbaru, Herlina, menilai Rafif memiliki karakter pantang menyerah dan semangat belajar yang tinggi. Karakter tersebut dinilai menjadi modal penting hingga mampu menembus tim nasional.
“Kesempatan tampil di olimpiade internasional merupakan hasil dari dedikasi dan usaha yang telah dilakukan selama ini. Kami optimistis Rafif dapat memberikan yang terbaik untuk Indonesia,” ungkapnya.
Rafif sendiri mengaku bersyukur atas kepercayaan yang diberikan untuk membawa nama Indonesia di tingkat internasional. Ia bertekad memanfaatkan kesempatan tersebut dengan maksimal dan meminta doa dari masyarakat agar dapat meraih hasil terbaik.
“Menjadi bagian dari Tim Nasional Indonesia adalah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar. Saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan prestasi terbaik bagi bangsa dan negara,” tuturnya.
Prestasi Rafif dan Khalil diharapkan menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk terus berjuang meraih mimpi serta menunjukkan bahwa madrasah mampu melahirkan generasi unggul yang siap bersaing di panggung dunia.**