Iniriau.com, Pekanbaru – PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai menorehkan prestasi dalam ajang The 8th Anugerah HUMAS INDONESIA (AHI) 2026 dengan meraih dua penghargaan Bronze. Capaian ini diraih melalui karya komunikasi yang menyoroti peran generasi muda serta pemberdayaan perempuan di sektor minyak dan gas bumi (migas).
Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara penganugerahan di Balai Tawangarum, Kompleks Balai Kota Surakarta, Kamis (8/10/2026).
Penghargaan pertama diraih Ainun Nabila, Junior Officer I Commrel & Compliance PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, pada kategori Generasi Z. Melalui karya berjudul From Visibility to Confidence, ia mengangkat kontribusi generasi muda dalam mendorong perubahan di lingkungan perusahaan melalui video.
Sementara itu, penghargaan kedua diperoleh pada kategori Video Media Internal lewat karya yang mengangkat PERTIWI, komunitas yang berfokus pada pemberdayaan pekerja perempuan di lingkungan Kilang Dumai.
Karya tersebut menampilkan keterlibatan perempuan dalam mendukung berbagai tahapan operasional kilang, mulai dari proses produksi hingga pengiriman minyak atau lifting.
Area Manager Communication, Relations, & CSR PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Tengku Muhammad Rum, menyebut penghargaan ini sebagai dorongan bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas komunikasi dengan masyarakat.
Menurutnya, komunikasi yang transparan dan informatif menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan publik. Penghargaan tersebut juga mencerminkan komitmen perusahaan dalam memberikan ruang yang setara bagi pekerja perempuan untuk mengembangkan kemampuan dan berkontribusi.
“Terima kasih kepada Humas Indonesia atas apresiasi dan kepercayaannya kepada Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai. Penghargaan ini mendorong kami untuk terus menghadirkan komunikasi yang informatif, transparan, dan relevan bagi publik ke depannya,” ujar Muhammad Rum.
Ia menegaskan, pekerja perempuan merupakan bagian penting dalam mendukung operasional dan kinerja perusahaan. Karena itu, kesempatan untuk berkembang dan menunjukkan kompetensi perlu terus diperkuat, termasuk di industri migas yang selama ini didominasi pekerja laki-laki.
Manager RBO PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai sekaligus Ketua PERTIWI, Ririanti Safrida, turut mengapresiasi pencapaian tersebut. Ia berharap penghargaan ini semakin memotivasi PERTIWI dalam memperkuat pemberdayaan perempuan dan menciptakan lingkungan kerja yang inklusif.
“Penghargaan ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus memberikan ruang dan mengembangkan potensi perempuan. Perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk berkarya, menunjukkan kompetensi, dan memberikan kontribusi nyata bagi perusahaan dan masyarakat,” ungkap Ririanti.
Dalam AHI 2026, sebanyak 178 trofi diberikan kepada 80 institusi atas praktik kehumasan yang dinilai unggul. Tahun ini, ajang tersebut mengusung tema “Membangun Transparansi, Menguatkan Kepercayaan Publik”.
CEO HUMAS INDONESIA, Asmono Wikan, mengatakan tema tersebut menegaskan pentingnya peran humas di tengah dinamika komunikasi saat ini. Humas tidak lagi sekadar menjadi saluran penyampaian informasi, tetapi juga berperan membangun kepercayaan antara institusi dan publik.**