JAKARTA - Anak-anak yang tinggal di Asia Pasifik, termasuk Indonesia banyak yang mengalami kekurangan vitamin D. Dampaknya yang bakal dialami anak-anak cukup banyak, sehingga proses tumbuh kembangnya tidak optimal.
Ketua Pergizi Pangan Prof Dr Ir Hardinsyah MS mengatakan, tidak hanya kekurangan vitamin D, anak-anak juga tergolong kurang mendapatkan asupan kalsium. Dengan minum susu saja tidak mencukupi kebutuhan hariannya.
“Anak-anak butuh vitamin D untuk perkembangan otaknya. Ditambah dengan makanan sumber asam lemak omega-3,” terang Prof Hardinsyah, saat ditemui di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (8/3/17).
Prof Hardinsyah menambahkan, vitamin D tak cuma didapat dari sumber makanan saja. Anak-anak juga butuh paparan sinar matahari pagi agar tidak kekurangan asupan vitamin yang menyehatkan kulit itu.
“Tapi anak-anak kalau tidak terpapar matahari selama 15 menit sehari, sulit makan ikan dan kacang-kacangan bisa kekurangan vitamin D,” tambahnya.
sumber: riaupos.co
Kekurangan Vitamin D Membuat Kecerdasan Anak Menurun
Redaksi
Selasa, 00 0000 - 00:00:00 WIB
Ilustrasi
Pilihan Redaksi
IndexGelar Media Gathering, BPJS Kesehatan Singgung Pengnonaktifan Kepesertaan
1 Januari 2026, Parkir di Alfamart Gratis
DPRD dan Pemko Pekanbaru Teken MoU KUA-PPAS APBD 2026 Senilai Rp 3,049 Triliun
Puncak Milad Muhammadiyah ke-113 dan UMAM ke-4 Dihadiri Raja Muda Perlis
PHR Catat Produksi Cemerlang di Sumur Pinang East-2 Capai 2.648 BOPD
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Kesehatan
Edukasi Jelang Hari Jantung Sedunia, Daewoong dan PERKI Ingatkan Risiko Angin Duduk
Kamis, 11 Juni 2026 - 17:48:29 Wib Kesehatan
Riau Catat 1.682 Kasus DBD dalam Empat Bulan, 12 Pasien Meninggal
Ahad, 24 Mei 2026 - 09:51:27 Wib Kesehatan
BBPOM Pekanbaru Temukan Obat Herbal Ilegal Berisiko Picu Stroke dan Gagal Ginjal
Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:16:00 Wib Kesehatan
Warga Desa Sendayan Antusias Ikuti Edukasi BPOM soal Kosmetik dan Produk Aman
Ahad, 10 Mei 2026 - 07:31:00 Wib Kesehatan