Pembatasan Penggunaan Handphone di Sekolah, Begini Respon Sovia Septiana

Pembatasan Penggunaan Handphone di Sekolah, Begini Respon Sovia Septiana
Anggota DPRD Pekanbaru dari Fraksi Golkar, Sovia Septiana ketika menghadiri kegiatan rapat dengar pendapat atau Hearing di DPRD Pekanbaru. (Foto: Ratih).

Iniriau.com, Pekanbaru - Srikandi DPRD Pekanbaru dari Fraksi Golkar, Sovia Septiana mendukung kebijakan pembatasan penggunaan telepon seluler (handphone) di lingkungan sekolah. Kebijakan tersebut dinilai penting, guna meningkatkan fokus dan kualitas belajar siswa.

Menurut Sovia, penggunaan handphone di sekolah kerap mengganggu konsentrasi anak-anak saat mengikuti proses belajar mengajar.

“Menurut saya itu kebijakan yang bagus, karena bisa membuat anak-anak lebih fokus belajar. Kalau handphone digunakan di sekolah, sering kali justru membuat anak-anak tidak fokus belajar, kadang-kadang asyik scroll media sosial (medsos),” kata Sovia, Senin (2/2/2026).

Sebelumnya Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Riau Erisman Yahya, menerbitkan Surat Edaran Nomor 800.1.10/365/Disdik/2026 tentang pembatasan penggunaan telepon seluler (handphone) di lingkungan satuan pendidikan jenjang SMA, SMK, dan SLB negeri maupun swasta di Provinsi Riau.

Sovia pun mendorong, agar kebijakan serupa segera diimplementasikan Pemko Pekanbaru di tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

“Ya, karena Pemprov Riau lebih dulu sudah mengeluarkan kebijakan ini, saya berharap bisa segera diterapkan juga di sekolah-sekolah di Pekanbaru, terutama di tingkat SD dan SMP,” jelasnya.

Menurutnya, pembatasan penggunaan handphone bukan berarti melarang total pemanfaatan teknologi, melainkan untuk mengatur agar penggunaan gawai tidak mengganggu proses pembelajaran.

“Teknologi tetap penting, tetapi harus digunakan secara bijak dan sesuai kebutuhan pembelajaran. Di luar jam belajar tentu bisa dimanfaatkan, tapi saat di kelas, fokus anak-anak harus benar-benar ke pelajaran,” jelas Sovia.

Legislator perempuan dua periode ini optimistis dengan adanya kebijakan tersebut, kualitas pendidikan di Kota Pekanbaru akan semakin baik ke depannya.

“Kalau anak-anak sekolah lebih fokus belajar, kualitas pendidikan kita juga akan semakin meningkat,” tutup Sovia. **

#Pekanbaru

Index

Berita Lainnya

Index