iniriau.com, Pekanbaru - Pemerintah Kota Pekanbaru melaksanakan tradisi Petang Belimau di tepian Sungai Siak. Kegiatan tradisi budaya Melayu, yang dihelat di Rumah Singgah Tuan Kadi itu, dipadati ribuan warga kota Pekanbaru, Rabu (18/2).
Petang Belimau adalah tradisi Kesultanan Raja Siak Sri Indrapura. Pada masa itu, Raja Siak dan para pembesar kerajaan turun mandi ke tepi Sungai Siak bersama masyarakat. Warga menggunakan air limau yang dicampurkan bersama irisan serai, daun pandan, dan bunga mawar dalam air mandinya.
Tradisi ini menjadi simbol kesetaraan kesultanan dengan masyarakat dalam mensucikan diri menyambut bulan suci Ramadhan.
Pada Rabu sore itu, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto membuka secara resmi acara Petang Belimau. Ia juga mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa Ramadhan 1447 H kepada masyarakat Riau.
SF Hariyanto mengatakan tradisi Petang Belimau adalah warisan budaya Melayu Riau yang syarat dengan nilai spiritual dan sosial.
“Petang Belimau adalah tradisi budaya Melayu Riau yang sangat bermakna. Tradisi ini tidak ada di daerah lain. Tradisi ini adalah ungkapan syukur dan cara masyarakat menyambut Ramadan dengan hati yang bersih dan jiwa yang lapang,” kata Plt Gubernur Riau.
Petang Belimau menjadi ruang pertemuan sosial yang menghilangkan perbedaan ditengah masyarakat. Ritual mensucikan diri dengan air limau, warga kota Pekanbaru diajak berbaur dan saling memaafkan sebelum menyambut bulan puasa Ramadhan.
“Tradisi ini mengajarkan kita menyambut Ramadan dengan saling memaafkan. Ini bukan hanya tentang kesiapan diri, tetapi juga kesiapan sosial. Jangan sampai ada saudara-saudara kita yang menyambut Ramadan dengan kesedihan,” kata ujar SF Hariyanto lagi.
Pada kesempatan itu, sebagai bentuk kepedulian sosial, Pemprov Riau memberikan bantuan sembako bagi masyarakat dan santunan kepada sekitar 150 anak dhuafa yang membutuhkan. Kegiatan ini adalah kolaborasi Pemprov Riau dan Pemko Pekanbaru.
“Kita juga memberikan bantuan sembako sebagai rasa peduli kita pada kaum dhuafa dan anak-anak yang kurang beruntung. Ini juga adalah wujud nyata dari nilai bulan suci Ramadan. Kita sudah kita sebelum bulan suci itu tiba. Saya mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa Ramadhan bagi masyarakat Riau,” tambah SF Hariyanto.
Pada kesempatan itu, Plt Gubernur Riau juga mengapresiasi kinerja Pemerintah Kota Pekanbaru. Apresiasi itu disampaikan SF Hariyanto dengan rasa bangga.
“Satu tahun kepemimpinan Bapak Agung Nugroho, wajah kota Pekanbaru terlihat luar biasa. Dulu, walikota minta tolong dengan saya untuk menyelesaikan jalan di kota Pekanbaru, karena kondisinya hancur. Sekarang sudah bersih dan tertata.” ujar SF Hariyanto di hadapan ribuan warga yang memadati kawasan acara.
Tanpa neko-neko, SF Hariyanto juga menyinggung peningkatan pendapatan kota Pekanbaru, yang dinilainya hasil dari tata kelola pemerintahan yang baik.
"Pekanbaru memperoleh capaian pendapatan yang tidak didapatkan kabupaten/kota lain di Riau. Kepemimpinan beliau mendatangkan rezeki berlimpah bagi kota Pekanbaru. Ini capaian luar biasa yang tidak semua daerah dapatkan. Kita doakan beliau sehat dan makin banyak rezekinya untuk masyarakat,” kata SF Hariyanto k
Walikota Pekanbaru Agung Nugroho juga menyampaikan apresiasinya kepada Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, dan membuka acara Petang Belimau tahun ini.
"Acara Petang Belimau tahun ini sangat istimewa. Bapak Plt Gubernur Riau SF Hariyanto hadir bersama kita dalam menyambut bulan puasa Ramadhan. Jika tahun lalu, kita menyambut bulan Ramadhan di Masjid Raya, dan kali ini kita gelar di Rumah Singgah Tuan Kadi, " ujar Agung Nugroho.
Walikota Pekanbaru Agung Nugroho mewakili Pemerintah Kota Pekanbaru mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa Ramadhan 1447 Hijriah.
"Saya mewakili Pemerintah Kota Pekanbaru mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa Ramadhan. Semoga amal ibadah kita diterima oleh Allah SWT, mohon maaf lahir dan batin," tutup Agung Nugroho.**