BNPB Tambah Bantuan Helikopter, Percepat Penanganan Karhutla di Riau

BNPB Tambah Bantuan Helikopter, Percepat Penanganan Karhutla di Riau
Ilustrasi helikopter water bombing bantuan BNPB (foto:mcr)

iniriau.com, PEKANBARU – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau kembali diperkuat dengan kedatangan satu unit helikopter water bombing bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Helikopter jenis Airbus AS332C1 Super Puma dengan registrasi PK-DAN tersebut segera difungsikan untuk mendukung operasi pemadaman, khususnya di wilayah yang masih mengalami kebakaran aktif.

Kepala BPBD dan Damkar Riau, M Edy Afrizal, melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik Jim Gafur, menyampaikan bahwa armada udara itu langsung dikerahkan sesaat setelah tiba di Riau. “Helikopter water bombing dari BNPB sudah berada di Riau dan langsung digunakan untuk membantu pemadaman, terutama di wilayah Kota Dumai,” ujarnya, Kamis, (26/3/2026).

Ia menjelaskan, hingga saat ini sejumlah titik api masih ditemukan di beberapa daerah di Riau dan terus ditangani oleh tim gabungan di lapangan. Di Kabupaten Pelalawan, terdapat dua lokasi kebakaran yang masih berlangsung, yakni di Desa Merbau, Kecamatan Bunut, serta Desa Pulau Muda, Kecamatan Teluk Meranti.

Sementara di Kota Dumai, tercatat lima titik kebakaran yang masih dalam penanganan. Di Kelurahan Mundam, Kecamatan Medang Kampai, api masih disertai kepulan asap tebal. Kemudian di Kelurahan Tanjung Palas, Kecamatan Dumai Timur, terdapat tiga titik api yang ditangani melalui pemadaman darat dan udara. Di Kelurahan Teluk Makmur, Kecamatan Medang Kampai, kondisi mulai berangsur membaik dengan asap tipis dan dilakukan pendinginan.

Di Kabupaten Siak, satu titik api terpantau di Kampung Tasik Betung, Kecamatan Sungai Mandau, yang masih dalam proses pemadaman. Di Kabupaten Indragiri Hulu, kebakaran terjadi di Desa Sekip Hilir, Kecamatan Rengat, dengan kondisi api masih aktif dan upaya pemadaman terus dilakukan.

Di Kabupaten Indragiri Hilir, satu titik kebakaran berada di Desa Simpang Kateman, Kecamatan Pelangiran, yang juga masih ditangani melalui pemadaman dan pendinginan. Sedangkan di Kabupaten Bengkalis, sedikitnya enam titik api terdeteksi, dengan sebaran empat titik di Kecamatan Rupat, satu titik di Rupat Utara, dan satu titik di Kecamatan Bengkalis. Seluruhnya masih dalam proses penanganan oleh petugas gabungan.**

#Pemprov Riau

Index

Berita Lainnya

Index