iniriau.com, PEKANBARU – Polda Riau menyatakan kesiapan penuh untuk mengamankan peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 yang akan digelar DPD SPSI Provinsi Riau di kawasan MTQ Pekanbaru, Minggu (3/5/2026).
Kegiatan tersebut diperkirakan diikuti sekitar 1.500 peserta.
Awalnya dijadwalkan pada Jumat (1/5/2026), namun diundur ke hari Minggu setelah koordinasi antara panitia dan pihak keamanan.
Ketua DPD SPSI Riau, Nursal Tanjung, mengatakan perubahan jadwal dilakukan agar kegiatan lebih kondusif serta tidak mengganggu aktivitas kerja.
Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan mengapresiasi keputusan tersebut. Menurutnya, langkah itu mencerminkan sikap bijak sekaligus memberi ruang partisipasi lebih luas bagi masyarakat.
“Kami mengapresiasi pergeseran jadwal ke hari Minggu. Ini meminimalisir gangguan aktivitas kerja dan membuka ruang partisipasi masyarakat,” ujar Herry, Jumat (1/5/2026).
Ia menjelaskan, peringatan May Day tahun ini dikemas lebih santai dan merakyat. Rangkaian kegiatan diawali dengan aksi bersih lingkungan pukul 06.00 WIB di kawasan Lambang Melayu Riau.
Selanjutnya, buruh akan menyampaikan aspirasi melalui panggung orasi yang berlangsung tertib, dengan fokus pada isu upah, ketenagakerjaan, dan jaminan sosial.
Selain itu, panitia juga menyiapkan hiburan rakyat dan pembagian doorprize. Kegiatan ini turut mendapat dukungan Pemerintah Provinsi Riau dan berbagai pihak. Acara tersebut dijadwalkan dihadiri unsur Forkopimda Riau, termasuk Plt Gubernur Riau, Kapolda Riau, serta Ketua DPRD Riau.
Polda Riau menegaskan akan menempatkan personel di sejumlah titik guna memastikan kegiatan berlangsung aman dan lancar. “Kami mengimbau seluruh peserta menjaga ketertiban dan menjadikan May Day sebagai momentum kebersamaan serta penyampaian aspirasi secara damai,” tegas Kapolda.
Dengan pengamanan maksimal, peringatan May Day 2026 di Riau diharapkan berjalan kondusif sekaligus memperkuat sinergi antara buruh, pemerintah, dan aparat.**