Lantik BPH dan Warek Baru, Rektor Saidul Amin Ingatkan Tugas Berat Menanti

Lantik BPH dan Warek Baru, Rektor Saidul Amin Ingatkan Tugas Berat Menanti
Pemberian ucapan selamat atas pelantikan Wakil Rektor Universitas Muhammadiyah Riau, Selasa (19/05). (Foto: Dok. UMRI)

Iniriau.com, Pekanbaru - Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) menggelar pengukuhan Badan Pembina Harian (BPH) periode 2026-2030 dan pelantikan Wakil Rektor periode 2026-2028, bertempat di aula gedung KH Ahmad Dahlan Kampus Utama UMRI Jalan Tuanku Tambusai, Selasa (19/05). Rektor UMRI Saidul Amin menyebut, bahwa akan ada tugas Berat yang akan menanti mereka.

Pelantikan tersebut, dipimpin langsung oleh Rektor UMRI Saidul Amin disaksikan Plt Gubernur Riau yang diwakili oleh Kepala Dinas Pe didikan Provinsi Riau Erisman Yahya. Selain itu, juga hadir Ketua PW Muhammadiyah Riau Hendri Sayuti dan perwakilan LL Dikti Wilayah Kopertis XI.

Adapun Wakil Rektor yang dilantik untuk periode 2026-2028 kali ini, yakni Wakil Rektor 1 dijabat oleh Prof.Dr.Jufrizal Syahri. M.Si, Wakil Rektor 2 dijabat Dr. Baidarus. MM.M.Ag dan Wakil Rektor 3 dijabat oleh Wahyi Busyro.S.E.I. ME. Ph.D.

Sementara itu, jabatan Ketua Pembina Harian UMRI masih dipercayakan kepada Muhammad Nazir, Sekretaris Ari Sandhyavitri, Bendahara Yuslim serts Anggota Ahmad Hijazi, Jabarullah, Eng Yusri Rasul dan Agus Mandar.

Dalam kata sambutannya, Rektor Universitas Muhammadiyah Riau, Saidul Amin menyampaikan bahwa akan ada tugas berat yang menanti para wakil Rektor yang dilantik. Pihaknya juga berharap, BPH UMRI yang dikukuhkan bisa berkolaborasi demi mewujudkan prediket UMRI Unggul dan internasional.

"Selamat, kepada Ketua BPH dan para Wakil Rektor yang dilantik hari ini. Begitu SK Majelis Dikti Litbang PP Muhammadiyah keluar, kita harus "Samikna Wa Atok Na". Mengapa ada satu perempuan, karena harus ada seorang perempuan sebagai penyejuk. Tantangan UMRI ke depan, luar biasa beratnya. Kita dekat dengan Malaysia, Singapur dan Thailand dimana universitas mereka sangat jauh kualitasnya. Kita berada di pintu gerbang Asia Tenggara, maka standar kita harus internasional. Tidak ada kata tidak bias, tahun depan UMRI harus meraih akreditasi "Unggul". Banyak kritik yang sampai, bahwa pelayanan kita masih belum prima, maka tugas utama WR I harus menjadi target utama. Tolong nanti Pak Warek , adek-adek mahasiswa kita juga diajak untuk sholat berjemaah ke masjid. Untuk WR II, ya harus pandai mencari sumber pendanaan dan pengelolaan keuangan yang lebih baik lagi. Sementara itu, tugas dari WR III yakni mengurus kerjasama dengan berbagai pihak termasuk kerjasama internasional," Ungkap Saidul Amin.

Dalam wawancara singkatnya, Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UMRI terpilih, Muhammad Nazir mengatakan, akan memberikan dukungan penuh kepada UMRI terlebib lagi dalam peraih predikat akreditasi unggul. Dirinya berharap, UMRI bisa terus berkolaborasi dan melakukan lebih banyak inovasi.

"Atas nama BPH UMRI, saya mengucapkan terimakasih kepada PP Muhammadiyah karena telah memberikan amanah kepada kami yang 7 orang ini. Mari kita rajut kebersamaan, semoga dalam waktu dekat ini UMRI bisa meraih Akreditasi Unggul. Selain itu, kami juga diberikan mandat oleh PP Muhammadiyah agar bisa mengelola badan usaha berupa pesantren yang berada di Kota Batam," Sebut Nazir.

Bendahara Majelis Dikti Litbang PP Muhammadiyah, Andi menyampaikan ucapa selamat kepada BPH dan para Wakil Rektor yang dilantik. Dirinya berpesan, agar UMRI segera meraih Predikat Unggul.

"Pesan saya cuma satu, terutama untuk para Wakil Rektor dan BPH yakni UMRI segera harus Unggul. Karena UMRI memang sudah layak, dengan sumber daya yang mumpuni. Kepada para Dosen, tenaga pendidikan dan mahasiswa, ayo saling bersinergi dan berkolaborasi. UMRI berada di daerah yang strategis, dekat dengan Malaysia dan Singapura, jadi bukan hanya predikat unggul tapi juga harus internasional. Sekali lagi, selamat atas pengukuhan BPH dan pelantikan Wakil Rektor UMRI," Tegas Andi.

Melalui kesempatan ini, Rektor Saidul Amin juga berencana akan mengadakan program pensiun berbasis emas kepada para pegawai UMRI. Dimana, ketika mereka mesuki masa pensiun maka tabungan emasnya selama mengabdi akan dibagikan sehingga bisa bermanfaat di masa tua. **

 

#Pekanbaru

Index

Berita Lainnya

Index