Biaya Produksi Meningkat, Pengusaha Tahu Tempe Naikkan Harga Jual

Biaya Produksi Meningkat, Pengusaha Tahu Tempe Naikkan Harga Jual
Pabrik tahu dan tempe SP 3, Selasa (9/6). Foto - Astrid

iniriau.com, Pekanbaru - Harga bahan baku pembuatan tahu dan tempe kembali meroket. Saat ini, harga kacang kedelai impor mencapai Rp 560.000,- per karung.
Situasi ini membuat produsen tahu dan tempe menaikkan harga jual tahu dan tempe, dari Rp 500,- menjadi Rp 550,- per potong.

"Harga kacang kedelai sudah naik lagi dalam satu bulan terakhir. Bulan Mei lalu masih Rp 500.000,- per karung. Kami terpaksa naikkan harga tahu dan tempe," kata pemilik pabrik tahu dan tempe SP 3, Kasmita, Selasa (9/6) di Pekanbaru.

Pabrik tahu dan tempe SP 3 saat ini masih memakai bahan baku kacang kedelai impor dari Malaysia. Pihak pabrik pun mendapat stok bahan baku juga mulai dibatasi, pada April 2026 lalu pihak pabrik hanya mendapat jatah dua karton.

"Kita masih pakai kacang kedelai impor dari Malaysia, merek Bola Dunia. Kita sudah lama pakai kacang kedelai impor ini karena kualitas memang bagus. Kita belum ada rencana pakai produk lokal," tutup Kasmita singkat.

Dalam satu hari pabrik tahu dan tempe SP 3 memproduksi 100 papan tahu dan untuk tempe satu kali produksi bisa 1.200 batang tempe.**

#Bisnis

Index

Berita Lainnya

Index