iniriau com, PEKANBARU – Prestasi membanggakan ditorehkan atlet bulu tangkis muda asal Riau pada Audisi Umum PB Djarum 2026. Sebanyak lima peserta dari provinsi ini berhasil mengamankan tiket mengikuti program karantina dan pembinaan di Kudus, Jawa Tengah, setelah melalui seleksi ketat yang berakhir di GOR Angkasa, Pekanbaru, Minggu (12/7/2026).
Dua atlet bahkan sukses menutup audisi dengan gelar juara. Mereka adalah Jayden Octave Tiolando dari Kabupaten Siak yang menjadi kampiun kategori U-11 Putra serta Iffa Hamda Shakia, juga dari Siak, yang keluar sebagai juara U-11 Putri.
Sementara itu, tiga atlet Riau lainnya memperoleh kesempatan bergabung ke tahap pembinaan melalui jalur supertiket yang diberikan tim pencari bakat PB Djarum. Mereka ialah Nathan Alfariqi Aldyhara (U-11 Putra), Alvaro Wiryawan Andito (U-12 Putra), dan Bellvania Safistika Sheila Mahaeswari (U-11 Putri), yang seluruhnya berasal dari Pekanbaru.
Ketua Tim Pencari Bakat Audisi Umum PB Djarum 2026, Budiarto, mengatakan proses seleksi di Pekanbaru berlangsung sengit karena diikuti banyak atlet berbakat dari berbagai daerah.
"Selama lima hari pelaksanaan memang banyak dinamika, tetapi secara keseluruhan hasil seleksi berjalan baik," ujarnya.
Menurut Sigit, pemberian supertiket tidak hanya mengacu pada hasil pertandingan, melainkan mempertimbangkan potensi yang dimiliki setiap atlet.
"Kami melihat kualitas dan prospek atlet untuk dikembangkan ke depan. Jadi bukan hanya berdasarkan siapa yang menjadi juara," katanya.
Kelima wakil Riau nantinya akan bergabung bersama atlet terbaik dari kota penyelenggara audisi lainnya untuk mengikuti karantina di Kudus mulai September 2026. Program tersebut menjadi bagian dari pembinaan PB Djarum dalam menyiapkan calon atlet berprestasi yang diproyeksikan bersaing di level nasional hingga internasional.
Jayden Octave Tiolando mengaku bersyukur mampu menjadi juara setelah melewati pertandingan yang tidak mudah.
"Semua lawan bermain bagus. Saya senang bisa melewati setiap pertandingan dan akhirnya menjadi juara," ucapnya.
Rasa bangga juga disampaikan ayah Jayden, Yulius. Ia menceritakan ketertarikan putranya terhadap bulu tangkis berawal dari latihan sederhana di rumah sebelum akhirnya rutin mengikuti latihan di klub.
"Ini pengalaman pertama Jayden mengikuti audisi PB Djarum dan langsung lolos. Sebagai orang tua tentu kami sangat bersyukur dan bangga," tuturnya.
Sementara itu, Bellvania mengaku sempat tidak menyangka namanya diumumkan sebagai penerima supertiket setelah langkahnya terhenti di babak semifinal.
"Saya senang sekali dan siap mengikuti karantina di Kudus," katanya singkat.
Sebanyak 15 atlet penerima supertiket hasil Audisi Umum PB Djarum 2026 di Pekanbaru akan menjalani pembinaan lanjutan di Kudus bersama peserta terbaik dari kota penyelenggara lainnya sebagai bagian dari proses pencarian bibit unggul bulu tangkis Indonesia.**