Kematian Dokter PPDS di Siak Masih Diselidiki, Polisi Tunggu Hasil Autopsi

Kematian Dokter PPDS di Siak Masih Diselidiki, Polisi Tunggu Hasil Autopsi
TKP ditemukannya mayat dokter Spesialis di Siak dipasang garis polisi (foto:Dok Iniriau)

iniriau.com, Siak – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Siak terus mengusut penyebab kematian seorang dokter Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) yang ditemukan meninggal dunia di area semak belukar di samping pagar luar RSUD Tengku Rafian Siak, Selasa (14/7/2026).

Korban berinisial AKL (30), dokter residen anestesi di RSUD Tengku Rafian, ditemukan tidak bernyawa sekitar pukul 11.30 WIB setelah sebelumnya dilaporkan hilang sejak Senin (13/7/2026) sore.

Kasat Reskrim Polres Siak, AKP Dr. Raja Kosmos, mengatakan penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban. Polisi telah mengamankan lokasi, mengumpulkan barang bukti, serta memintai keterangan sejumlah saksi.

"Kami masih melakukan penyelidikan secara menyeluruh. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan dan seluruh barang bukti yang ditemukan di lokasi juga sedang kami dalami," kata Raja Kosmos.

Selain itu, polisi juga telah berkoordinasi dengan pihak rumah sakit untuk melakukan autopsi terhadap jenazah di Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru. Hasil autopsi nantinya akan menjadi dasar dalam memastikan penyebab kematian korban.

"Saat ini kami belum dapat menyimpulkan apakah ada unsur tindak pidana atau tidak. Kami menunggu hasil autopsi serta pendalaman dari seluruh rangkaian penyelidikan," ujarnya.

Dari hasil penyelidikan awal, korban terakhir terlihat melalui rekaman CCTV berjalan seorang diri keluar dari lingkungan RSUD Tengku Rafian menuju Jalan Raja Kecik. Berdasarkan petunjuk tersebut, petugas keamanan rumah sakit melakukan penyisiran hingga akhirnya menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia di semak belukar, sekitar lima meter dari pagar rumah sakit.

Di lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah barang milik korban, di antaranya tas sandang berisi alat medis, dompet, telepon genggam, serta kartu identitas rumah sakit.

Polres Siak memastikan proses penyelidikan akan dilakukan secara profesional dan menyeluruh. Hingga kini, penyidik masih menunggu hasil autopsi dan melengkapi pemeriksaan saksi sebelum menyampaikan kesimpulan resmi terkait penyebab kematian dokter muda tersebut.**

#Hukrim

Index

Berita Lainnya

Index