Lapas Bengkalis Fasilitasi Pendidikan Kesetaraan bagi 32 Warga Binaan

Lapas Bengkalis Fasilitasi Pendidikan Kesetaraan bagi 32 Warga Binaan
Warga binaan Lapas Bengkalis tengah mengikuti ujian sekolah paket. Program ini untuk meningkatkan kapasitas warga binaan dalam pendidikan non formal. (Foto-Humas Lapas)

iniriau.com, BENGKALIS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis terus memperkuat program pembinaan bagi warga binaan melalui sektor pendidikan. Bekerja sama dengan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Al Bantani, sebanyak 32 warga binaan kini mengikuti pendidikan kesetaraan Paket A, Paket B, dan Paket C.

Program tersebut diikuti tiga warga binaan pada Paket A setara Sekolah Dasar (SD), 12 peserta di Paket B setara Sekolah Menengah Pertama (SMP), serta 17 peserta pada Paket C setara Sekolah Menengah Atas (SMA).

Kepala Lapas Kelas IIA Bengkalis, Priyo Tri Laksono, mengatakan pendidikan menjadi salah satu bentuk pembinaan yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia warga binaan selama menjalani masa pidana.

Menurutnya, kesempatan memperoleh pendidikan yang layak diharapkan mampu menjadi bekal saat mereka kembali ke masyarakat, baik untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi maupun membuka peluang mendapatkan pekerjaan.

"Setiap warga binaan memiliki hak untuk memperoleh pendidikan. Kami ingin mereka keluar dari lapas tidak hanya dengan perubahan sikap dan kesadaran hukum, tetapi juga memiliki ijazah resmi yang dapat digunakan untuk melanjutkan pendidikan ataupun mencari pekerjaan," kata Priyo.

Melalui kolaborasi tersebut, Lapas Bengkalis berharap semakin banyak warga binaan termotivasi untuk belajar, mengembangkan kemampuan, dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik setelah menyelesaikan masa pembinaan.**

#Pemerintahan

Index

Berita Lainnya

Index