SMSI Perkuat Pengawasan Desa Lewat Pokja Newsroom di Lampung

SMSI Perkuat Pengawasan Desa Lewat Pokja Newsroom di Lampung
Pembentukan kepengurusan Pokja Newsroom Jaga Desa tingkat Provinsi Lampung beserta kabupaten/kota (foto:SMSI)

iniriau.com, BANDAR LAMPUNG – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) terus memperluas pembentukan Pokja Newsroom Jaga Desa di berbagai daerah. Setelah sebelumnya diluncurkan di Bali, kini kepengurusan Pokja Newsroom Jaga Desa tingkat Provinsi Lampung beserta kabupaten/kota resmi dikukuhkan di Yunna Hotel, Bandar Lampung, Kamis (16/7/2026).

Pembentukan pokja tersebut merupakan bentuk dukungan SMSI terhadap penguatan tata kelola pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, serta berorientasi pada pencegahan pelanggaran hukum dalam pengelolaan dana dan aset desa.

Ketua Umum SMSI Pusat Firdaus mengatakan, Pokja Newsroom Jaga Desa dibangun sebagai jaringan nasional yang menghubungkan pusat hingga daerah. Melalui sistem tersebut, setiap persoalan yang muncul di desa diharapkan dapat terdeteksi lebih awal sehingga penyelesaiannya dapat dilakukan sebelum berkembang menjadi persoalan hukum.

"Pokja ini hadir sebagai ruang koordinasi dari tingkat pusat, provinsi, kabupaten hingga kecamatan. Tujuannya bukan mencari kesalahan, melainkan membantu menyelesaikan persoalan yang dihadapi pemerintah desa melalui pendampingan dan edukasi," ujar Firdaus.

Menurutnya, seluruh laporan maupun informasi dari desa nantinya akan terintegrasi dalam sistem nasional sehingga memudahkan proses pemantauan sekaligus menjadi bahan evaluasi terhadap pelaksanaan pembangunan desa.

Ia menegaskan, keberadaan Pokja Newsroom Jaga Desa sejalan dengan Program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa) yang diinisiasi Kejaksaan Agung RI untuk memperkuat langkah preventif dalam mencegah penyimpangan penggunaan dana desa.

"Harapannya pembangunan desa berjalan sesuai aturan, penggunaan anggaran tepat sasaran, dan potensi tindak pidana korupsi dapat dicegah sejak dini," katanya.

Pelantikan pengurus Pokja Newsroom Jaga Desa tingkat Provinsi Lampung dipimpin langsung Ketua Umum SMSI Pusat Firdaus. Sementara pengurus tingkat kabupaten dan kota dikukuhkan Ketua SMSI Provinsi Lampung Donny Irawan.

Donny berharap kepengurusan yang baru mampu menjadi penghubung antara media, pemerintah desa, pemerintah daerah, dan aparat penegak hukum dalam membangun tata kelola desa yang lebih baik.

"Pokja ini diharapkan menjadi wadah kolaborasi yang mengedepankan edukasi, literasi hukum, dan penyampaian informasi yang objektif sehingga pembangunan desa dapat berjalan lebih transparan serta memberikan manfaat bagi masyarakat," ujarnya.

Ia juga mengingatkan seluruh pengurus agar menjaga profesionalisme dan independensi dalam menjalankan tugas, terutama dalam menyampaikan informasi kepada publik.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Lampung Ganjar Jationo menyambut baik pembentukan Pokja Newsroom Jaga Desa. Menurutnya, keberadaan pokja tersebut dapat mendukung program pemerintah daerah yang menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi.

"Pemerintah Provinsi Lampung terus mendorong penguatan ekonomi desa melalui berbagai program, mulai dari sektor pertanian hingga hilirisasi komoditas. Kehadiran Pokja Newsroom Jaga Desa menjadi mitra strategis dalam memperkuat pengawasan partisipatif agar pembangunan berjalan transparan dan tepat sasaran," kata Ganjar.

Acara tersebut turut dihadiri jajaran pengurus SMSI Pusat, pengurus SMSI Provinsi Lampung, perwakilan Kejaksaan Tinggi Lampung, Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, serta pengurus Pokja Newsroom Jaga Desa dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Lampung. Program ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antara media, pemerintah, dan aparat penegak hukum dalam mewujudkan pemerintahan desa yang bersih, profesional, dan berintegritas.**

#Nasional

Index

Berita Lainnya

Index