Kasus DBD di Pekanbaru Capai 706 Orang, Diskes Minta Warga Waspada

Kasus DBD di Pekanbaru Capai 706 Orang, Diskes Minta Warga Waspada
Ilustrasi demam berdarah (foto:Freepik)

iniriau.com, PEKANBARU – Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) di tengah peralihan musim kemarau ke musim hujan.

Hingga akhir September 2026, tercatat 706 kasus DBD di Pekanbaru dengan tiga pasien meninggal dunia. Kepala Dinas Kesehatan Pekanbaru, Hazli Fendriyanto, mengatakan penyakit tersebut ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti yang membawa virus dengue.

Menurut Hazli, gejala DBD antara lain demam tinggi mendadak, muncul bintik merah pada kulit, nyeri otot dan sendi, sakit perut, diare, serta muntah. Warga diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika demam tidak kunjung turun dalam tiga hari.

“Jangan menunda pemeriksaan jika gejala mengarah ke DBD agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat,” ujarnya, Minggu (27/9/2026).

Untuk mencegah penularan, masyarakat diimbau rutin menguras tempat penampungan air, menutup wadah penyimpanan air, serta membersihkan lingkungan dari barang bekas yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.

Diskes berharap upaya pencegahan yang dilakukan secara bersama dapat menekan angka kasus DBD di Kota Pekanbaru.**

#Pekanbaru

Index

Berita Lainnya

Index