iniriau.com, Pekanbaru - Kualitas udara di kota Pekanbaru kembali berada di level tidak sehat, Senin (14/9). Hal in disebabkan kabut asap yang mulai kembali mengepung kota bertuah.
Seperti Senin pagi tadi, data pada IQAir jam 09.00 WIB mencatat AQI kota Pekanbaru mencapai 173, dengan PM2.5 sebesar 87 µg/m³.
Dari data Puskesmas Harapan Raya Pekanbaru, tercatat hingga Rabu (9/9), kasus Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) sebanyak 93 kasus, dan 0 kasus untuk Pneumonia.
"Untuk saat ini, di Puskesmas Harapan Raya tercatat sebanyak 93 kasus ISPA dan 0 kasus pneumonia. Kita himbau kembali agar masyarakat batasi kegiatan diluar rumah dan gunakan masker jika keluar rumah," kata Kepala Puskesmas Harapan Raya Wahrida, Senin siang.
Senada, Kepala Dinas Kesehatan Pekanbaru Hazli Fendriyanto menghimbau warga kota Pekanbaru untuk membatasi kegiatan diluar rumah, dan gunakan masker jika harus beraktifitas di luar rumah.
"Saat ini kualitas udara di Pekanbaru memang dilevel tidak sehat. Kita kembali menghimbau warga kota Pekanbaru untuk mengurangi kegiatan diluar rumah, dan pakai masker jika harus keluar rumah. Selain itu, kita juga minta masyarakat banyak minum air putih dan mengkonsumsi buah," kata Fezli saat diwawancara iniriau.com, Senin siang.
Dinas Kesehatan Pekanbaru juga meminta agar pihak sekolah segera meliburkan kegiatan belajar mengajar jika kualitas udara belum membaik.
"Karena anak-anak berada dalam kelompok rentan, maka sebaiknya kegiatan belajar mengajar disekolah diliburkan, dan belajar dari rumah," kata Fezli menutup penjelasannya.**