MTT PW Muhammadiyah Riau Gelar Sosialisasi dan Seminar Internasional Ketarjihan

Jumat, 06 Februari 2026 | 20:46:16 WIB
Kegiatan Sosialisasi Tarjih dan Seminar Internasional Ketarjihan oleh Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Riau, Jumat (06/02). (Foto: Ratih).

Iniriau.com, Pekanbaru — Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah (MTT PPM) menggelar Sosialisasi Tarjih yang dirangkaikan dengan Seminar Internasional Ketarjihan bertema “Model dan Implementasi Manhaj Tarjih Secara Internasional dan Sosialisasi Produk Tarjih”.

Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, Jumat hingga Ahad (6–8/2/2026), bertempat di Kampus Utama Universitas Muhammadiyah Riau (Umri), Jalan Tuanku Tambusai, Pekanbaru.

Secara teknis, kegiatan ini dilaksanakan oleh MTT Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (MTT PWM) Riau dengan melibatkan Umri sebagai tuan rumah. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memperkuat pemahaman, pengembangan, serta diseminasi Manhaj Tarjih Muhammadiyah dalam menjawab dinamika kehidupan umat dan tantangan global.

Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua PW Muhammadiyah Riau, Dr. H. Saidul Amin, MA., yang juga menjabat sebagai Rektor Umri, pada Jumat (6/2/2026) siang. Turut hadir Ketua MTT PP Muhammadiyah, jajaran Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Riau, Pimpinan Majelis, Lembaga, dan Organisasi Otonom Muhammadiyah tingkat wilayah Riau, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) dan MTT PDM se-Riau, pimpinan Amal Usaha Muhammadiyah se-Kota Pekanbaru, serta sekitar seratus peserta dari berbagai unsur.

Sosialisasi dan Seminar Internasional Ketarjihan ini menghadirkan sejumlah narasumber dari dalam dan luar negeri, antara lain Rektor Umri Dr. H. Saidul Amin, MA., Ketua MTT PP Muhammadiyah Dr. KH. Hamim Ilyas, MA., Ketua Bidang Kajian Kemasyarakatan dan Keluarga MTT PP Muhammadiyah Ro’fah, S.Ag., B.SW., MA., Ph.D., Ketua Bidang Hisab, Ilmu Pengetahuan, dan Teknologi MTT PP Muhammadiyah Dr. Hj. Maskufa, MA., serta Prof. Dr. Betania Lestari dari International Islamic University Malaysia (IIUM). Para narasumber membahas isu-isu kontemporer tarjih, metodologi ijtihad, serta kontribusi Tarjih Muhammadiyah dalam merespons problem keumatan modern.

Ketua MTT PP Muhammadiyah, Dr. KH. Hamim Ilyas, dalam sambutannya menegaskan bahwa sosialisasi tarjih merupakan agenda strategis untuk memastikan pemahaman yang utuh dan implementatif terhadap keputusan-keputusan Tarjih Muhammadiyah.

“Manhaj Tarjih Muhammadiyah tidak hanya berfungsi sebagai pedoman hukum, tetapi juga sebagai kerangka berpikir keislaman yang responsif terhadap perkembangan zaman,” ujarnya.

Wakil Ketua PW Muhammadiyah Riau Dr Saidul Amin, dalam arahannya menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki makna yang sangat strategis, Majelis Tarjih dan Tajdid merupakan jantung intelektual Muhammadiyah yang berperan penting dalam menjaga kemurnian ajaran Islam sekaligus memastikan relevansinya dengan perkembangan zaman.

“Peran Majelis Tarjih melalui produk Manhaj Tarjih, diharapkan mampu memberikan panduan keagamaan dengan menawarkan cara berpikir keislaman yang rasional, moderat, dan berkemajuan. Oleh karena itu, sosialisasi produk-produk tarjih dan penguatan pemahaman metodologi ijtihad harus terus dilakukan agar keputusan-keputusan tarjih dapat dipahami secara utuh dan diimplementasikan secara kontekstual oleh warga Persyarikatan dan umat Islam secara luas,” pesannya

Melalui kegiatan ini, MTT PP Muhammadiyah berharap berbagai gagasan, rekomendasi, dan pemikiran yang dihasilkan dapat memperkuat peran tarjih sebagai rujukan keagamaan yang moderat, berkemajuan, serta berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an dan Sunnah. Serta sosialisasi dan seminar ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkokoh tradisi ijtihad Muhammadiyah sekaligus memperluas kontribusinya bagi peradaban Islam dan kemanusiaan. **

Tags

Terkini