BMKG Pantau 115 Hotspot di Sumatera, Riau Masih Tertinggi

BMKG Pantau 115 Hotspot di Sumatera, Riau Masih Tertinggi
Ilustrasi kebakaran lahan ( foto by Freepik)

iniriau.com, PEKANBARU – Pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terhadap citra satelit menunjukkan masih tingginya aktivitas titik panas di Pulau Sumatera. Hingga Sabtu (7/2/2026), terdeteksi 115 hotspot yang tersebar di sejumlah provinsi. Dari total tersebut, Provinsi Riau menjadi penyumbang terbesar dengan 90 titik panas.

Hotspot lainnya terpantau di Kepulauan Riau sebanyak 15 titik, Aceh 5 titik, Sumatera Utara 3 titik, serta Bengkulu dan Sumatera Barat masing-masing satu titik.

Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Alfa Nataris, mengatakan sebaran hotspot di Riau terkonsentrasi di beberapa wilayah rawan kebakaran. “Hotspot di Riau terpantau di Kabupaten Pelalawan sebanyak 47 titik, Bengkalis 38 titik, dan Indragiri Hilir 5 titik,” ujar Alfa.

Ia menjelaskan, berdasarkan analisis citra satelit, seluruh titik panas yang terpantau di Riau berada pada tingkat kepercayaan sedang. Kondisi ini, menurutnya, tetap memerlukan perhatian serius meski potensi hujan masih ada di sebagian wilayah.

“Pengawasan dan kesiapsiagaan perlu terus ditingkatkan, terutama di daerah dengan jumlah hotspot tinggi,” kata Alfa.

BMKG juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan, serta meminta seluruh pihak terkait untuk memperkuat langkah pencegahan sejak dini.**

#Pemerintahan

Index

Berita Lainnya

Index