SMSI Gandeng ABPEDNAS Perkuat Publikasi dan Pengawasan Pembangunan Desa

SMSI Gandeng ABPEDNAS Perkuat Publikasi dan Pengawasan Pembangunan Desa
Audiensi pengurus pusat SMSI dengan DPP ABPEDNAS di Kantor Pusat ABPEDNAS, Jalan Gudang Peluru Raya, Jakarta Selatan, Selasa (20/5/2026) - foto:SMSI

iniriau.com, JAKARTA – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) membuka peluang kerja sama nasional dengan Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) dalam upaya memperkuat pembangunan desa dan meningkatkan penyebarluasan informasi program strategis pemerintah hingga ke daerah.

Pembahasan tersebut berlangsung dalam audiensi pengurus pusat SMSI dengan DPP ABPEDNAS di Kantor Pusat ABPEDNAS, Jalan Gudang Peluru Raya, Jakarta Selatan, Selasa (20/5/2026).

Ketua Umum SMSI Firdaus hadir bersama Sekretaris Jenderal Makali Kumar, Bendahara Iwan Jalaluddin, dan Wakil Ketua Dewan Penasihat Prof. Dr. Taufiqurochman. Sementara dari ABPEDNAS turut hadir Ketua Dewan Pengawas Prof. Dr. Reda Manthovani, Ketua Umum Indra Utama, serta Sekretaris Jenderal Adhitya Yusma Perdana.

Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas penguatan sinergi antara organisasi pers dan lembaga desa guna mendorong tata kelola pemerintahan desa yang lebih terbuka, profesional, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Firdaus mengatakan, SMSI siap mendukung publikasi program-program ABPEDNAS melalui jaringan media siber anggota yang tersebar hampir di seluruh Indonesia. Menurutnya, SMSI yang kini menjadi salah satu konstituen Dewan Pers memiliki ribuan anggota perusahaan media di berbagai daerah, sehingga mampu membantu penyebaran informasi pembangunan desa secara luas dan berkesinambungan.

“Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat penyampaian informasi kepada masyarakat sekaligus mendukung pembangunan desa yang lebih transparan dan partisipatif,” kata Firdaus.

Ia menambahkan, media memiliki tanggung jawab dalam memberikan informasi yang objektif, edukatif, dan menjalankan fungsi kontrol sosial sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Pers.
Sementara itu, Ketua Dewan Pengawas ABPEDNAS Prof. Dr. Reda Manthovani menilai penguatan desa menjadi bagian penting dalam pembangunan nasional jangka panjang.

Menurutnya, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) memiliki peran strategis dalam mengawal jalannya pemerintahan desa agar tetap akuntabel dan sesuai kebutuhan masyarakat.

“BPD harus mampu menjadi pengawas sekaligus mitra pemerintah desa demi terciptanya tata kelola yang baik dan berpihak kepada rakyat,” ujarnya.

Reda juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas lembaga, termasuk dengan organisasi pers, untuk memperkuat pengawasan dan membangun integritas di tingkat desa. Di sisi lain, Sekretaris Jenderal ABPEDNAS Adhitya Yusma Perdana menyebut kerja sama dengan SMSI sejalan dengan hasil Rapat Pimpinan Nasional ABPEDNAS terkait penguatan kelembagaan desa dan pembangunan sinergi nasional.

Ia berharap kolaborasi tersebut dapat membantu membangun opini publik yang positif terhadap pembangunan desa serta meningkatkan kapasitas BPD di seluruh Indonesia. Selain itu, ABPEDNAS juga terus mendorong program kreatif dalam pengawasan desa, salah satunya melalui lomba film pendek bertema “Jaksa Garda Desa” yang diselenggarakan secara nasional.

Audiensi ditutup dengan komitmen kedua organisasi untuk menindaklanjuti kerja sama secara konkret hingga ke tingkat daerah melalui pelibatan pengurus masing-masing di seluruh Indonesia.**

#Nasional

Index

Berita Lainnya

Index