Tragis! IRT Muda di Siak Tewas Diterkam Buaya

Tragis! IRT Muda di Siak Tewas Diterkam Buaya
Ilustrasi buaya by Freepik

iniriau.com, SIAK – Musibah tragis menimpa seorang perempuan muda asal Kampung Penyengat, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak. Santi alias Pia (22) ditemukan meninggal dunia setelah menjadi korban serangan buaya di perairan Sungai Metas, Dusun Mungkal, Kamis (11/6/2026).

Peristiwa itu terjadi saat korban berada di lokasi tempatnya bekerja bersama sang suami di kawasan perkebunan sagu. Keduanya diketahui tinggal sementara di sebuah pondok sederhana yang berada di dekat aliran sungai selama masa pekerjaan berlangsung.

Menjelang petang, korban turun ke tepi Sungai Metas untuk membersihkan diri. Tanpa diduga, seekor buaya muncul dari dalam air dan langsung menyerang korban. Kejadian tersebut berlangsung sangat cepat hingga membuat suaminya, Kolet (32), tidak sempat memberikan pertolongan.

Kapolsek Sungai Apit, Iptu Adhifian, mengatakan teriakan minta tolong dari suami korban mengundang perhatian anggota keluarga yang berada di sekitar lokasi. Mereka sempat berusaha mencari keberadaan korban sebelum akhirnya meminta bantuan warga.

"Korban sempat terlihat dibawa buaya. Setelah itu warga bersama keluarga melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian," kata Adhifian.

Mendapat laporan tersebut, puluhan warga dari Kampung Penyengat bergerak menuju Sungai Metas menggunakan sejumlah kapal pompong. Pencarian dilakukan hingga malam dengan menyusuri aliran sungai yang dikenal sebagai habitat buaya muara.

Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil. Sekitar pukul 20.00 WIB, tubuh korban ditemukan mengapung tidak jauh dari titik awal serangan. Tim pencari kemudian mengevakuasi jenazah ke daratan sebelum dibawa ke rumah duka.

Camat Sungai Apit, Tengku Mukhtasar, menyebut kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di kawasan perairan. Menurutnya, wilayah Sungai Metas dan sekitarnya memang kerap dilaporkan menjadi tempat kemunculan buaya.

Hingga Jumat (12/6/2026), keberadaan buaya yang menyerang korban belum diketahui. Aparat bersama pemerintah setempat mengimbau warga untuk menghindari aktivitas di tepian sungai, terutama pada sore dan malam hari, guna mengurangi risiko serangan satwa liar.

Jenazah korban dijadwalkan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Kampung Penyengat pada Jumat sore. Kepergian Santi meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat setempat.**

 

#Hukrim

Index

Berita Lainnya

Index