iniriau.com, KUANSING – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, memastikan pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Kuantan Singingi terus menunjukkan perkembangan positif. Saat melakukan peninjauan langsung ke lokasi, Sabtu (27/6/2026), ia menyebut progres pembangunan fisik telah mencapai 76 persen.
Menurut SF Hariyanto, capaian tersebut menjadi modal penting agar Sekolah Rakyat dapat mulai dimanfaatkan sesuai jadwal yang telah ditetapkan pemerintah.
"Alhamdulillah, setelah kami melihat langsung di lapangan, progres pembangunan sudah mencapai 76 persen. Kami optimistis target yang telah ditetapkan bisa dicapai," ujar SF Hariyanto.
Ia menjelaskan, Sekolah Rakyat Kuansing ditargetkan mulai difungsikan pada 14 Juli 2026. Sementara penyelesaian seluruh pekerjaan konstruksi diharapkan rampung pada 8 Agustus 2026.
"Kami ingin menghadirkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan layak bagi anak-anak. Dengan fasilitas berasrama yang memadai, orang tua juga diharapkan merasa tenang saat mempercayakan pendidikan putra-putrinya di Sekolah Rakyat," katanya.
Sekolah Rakyat di Kabupaten Kuantan Singingi nantinya akan melayani tiga jenjang pendidikan sekaligus, yakni SD, SMP, dan SMA. Fasilitas tersebut diproyeksikan mampu menampung hingga 450 peserta didik.
Sementara itu, Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Wilayah Riau Kementerian Pekerjaan Umum, Muhammad Yudi Prasetya, mengatakan pekerjaan konstruksi terus dipercepat agar aktivitas belajar mengajar dapat dimulai sesuai target.
"Bangunan utama untuk jenjang SD saat ini hampir selesai, termasuk proses pemasangan atap. Gedung SMP sedang memasuki tahap pemasangan rangka atap, sedangkan gedung SMA sudah masuk tahap penyelesaian akhir atau finishing," jelas Yudi.
Selain ruang belajar, pembangunan juga mencakup asrama putra dan putri untuk setiap jenjang pendidikan, rumah ibadah, dapur, asrama guru, serta berbagai fasilitas penunjang lainnya.
"Kami bersama pihak rekanan terus menggenjot pekerjaan. Target kami, bangunan utama untuk kegiatan belajar mengajar sudah selesai difinishing pada akhir Juni sehingga dapat segera dimanfaatkan," tambahnya.
Secara keseluruhan, kompleks Sekolah Rakyat Kuantan Singingi terdiri atas 20 unit bangunan yang dirancang untuk mendukung proses pendidikan berbasis asrama secara terpadu, mulai dari ruang kelas, asrama siswa dan guru, rumah ibadah, dapur, hingga fasilitas pendukung lainnya.**