Suhu Makkah Capai 48 Derajat, Jemaah Haji Riau Diminta Jaga Stamina

Suhu Makkah Capai 48 Derajat, Jemaah Haji Riau Diminta Jaga Stamina
Jemaah haji asal Riau (foto:dok iniriau)

iniriau.com, PEKANBARU – Seluruh proses pembayaran DAM bagi jemaah haji tamattu’ asal Provinsi Riau pada musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi dipastikan telah rampung. Kepastian itu disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau, Defizon, berdasarkan laporan dari petugas kloter di Tanah Suci.

Menurut Defizon, sebagian besar jemaah memilih menunaikan pembayaran DAM denda atau tebusan yang wajib dibayar jemaah karena melaksanakan jenis ibadah tertentu atau karena melakukan pelanggaran tertentu saat berhaji, melalui lembaga resmi Addahi. Dari total jemaah haji Riau, sebanyak 4.394 orang atau sekitar 93,58 persen menggunakan layanan tersebut.

“Pelaksanaan pembayaran DAM berjalan dengan baik dan tertib. Mayoritas jemaah memilih Addahi karena dinilai mempermudah proses pelaksanaan DAM,” ujar

Defizon, Rabu (20/5/2026).
Selain melalui Addahi, terdapat 251 jemaah yang melakukan pembayaran DAM secara mandiri. Kemudian, 45 jemaah memilih mengganti DAM dengan berpuasa sesuai aturan syariat Islam.
Sementara itu, dua orang jemaah diketahui melaksanakan haji ifrad sehingga tidak memiliki kewajiban DAM tamattu’. Di sisi lain, dua jemaah asal Riau dilaporkan meninggal dunia.

Dengan selesainya seluruh proses tersebut, sebanyak 4.692 jemaah haji asal Riau telah memenuhi kewajiban terkait DAM pada pelaksanaan ibadah haji tahun ini.
Menjelang tahapan puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna), Defizon mengingatkan seluruh jemaah agar menjaga kondisi kesehatan. 

Ia menyebut suhu udara di Makkah saat ini cukup ekstrem, mencapai 45 hingga 48 derajat Celsius.
Untuk menjaga stamina, jemaah diminta membatasi aktivitas di luar ruangan dan lebih banyak melaksanakan ibadah di mushalla hotel.

“Kondisi cuaca sangat panas, sehingga jemaah perlu menjaga tenaga agar tetap fit saat memasuki puncak ibadah haji nanti,” katanya.

Ia juga mengimbau jemaah rutin mengonsumsi air putih guna mencegah dehidrasi serta memperhatikan waktu istirahat. Selain itu, Defizon mengingatkan pentingnya menjaga kartu Nusuk karena menjadi syarat penting untuk mengakses Masjidil Haram maupun saat pelaksanaan Armuzna.

“Jangan sampai kartu Nusuk hilang atau tertinggal, karena sangat diperlukan selama pelaksanaan ibadah,” tegasnya.

Defizon berharap seluruh jemaah haji asal Riau dapat menjalani rangkaian ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dalam kondisi sehat serta memperoleh predikat haji mabrur.**

#Pemerintahan

Index

Berita Lainnya

Index