Pekanbaru Keluar dari Tanggap Darurat Karhutla usai Diguyur Hujan

Pekanbaru Keluar dari Tanggap Darurat Karhutla usai Diguyur Hujan
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho (foto: Instagram h_agungnugroho)

iniriau com, PEKANBARU – Kondisi kabut asap di Kota Pekanbaru mulai menunjukkan perbaikan setelah hujan turun dalam dua hari terakhir. Seiring membaiknya kualitas udara dan tidak ditemukannya lagi titik api, status penanganan bencana karhutla di ibu kota Provinsi Riau itu diturunkan dari tanggap darurat menjadi siaga darurat.

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengatakan perubahan status tersebut dilakukan berdasarkan perkembangan situasi di lapangan yang kini jauh lebih terkendali dibanding beberapa hari sebelumnya.

Menurutnya, hujan yang mengguyur sejumlah wilayah Pekanbaru turut membantu proses pemadaman lahan yang terbakar. Saat ini, seluruh titik api yang sempat muncul telah berhasil ditangani.

"Kondisi saat ini sudah jauh lebih baik. Titik api di Pekanbaru sudah tidak ada lagi dan jarak pandang mulai kembali normal," ujarnya, Senin (31/8/2026).

Agung juga menyampaikan apresiasi kepada personel gabungan yang terlibat dalam upaya penanggulangan karhutla, mulai dari petugas BPBD, TNI, Polri hingga relawan yang bekerja di lapangan.

Sementara itu, Plt Kepala BPBD Kota Pekanbaru Martin Manoluk menyebut curah hujan dalam dua hari terakhir memberikan dampak signifikan terhadap pengendalian kebakaran lahan.

Ia mengungkapkan, sepanjang pekan lalu tim gabungan menangani empat kejadian kebakaran lahan yang terjadi di beberapa lokasi, di antaranya di Kecamatan Tuah Madani dan Kecamatan Payung Sekaki.

Berdasarkan data BPBD, total luas lahan yang terbakar di Kota Pekanbaru sejak Januari hingga Agustus 2026 mencapai sekitar 93,8 hektare.

Meski kondisi saat ini membaik, pemerintah daerah tetap menginstruksikan pemantauan intensif di kawasan rawan karhutla. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api, terutama saat musim kemarau masih berlangsung di sejumlah wilayah Riau.**

 

#Pekanbaru

Index

Berita Lainnya

Index